Doa dan ucapan belasungkawa dalam islam

Setiap orang yang hidup pasti suatu saat nanti akan meninggal dunia, hal ini merupakan ketentuan dari Allah, bahwa setiap makhluk bernyawa akan mati.

Bila suatu waktu ada saudara dan kerabat kita yang meninggal, atau rekan kerja ataupun orang lain, maka kita dianjurkan untuk menjenguknya (layad). Kita harus menghibur keluarga yang ditinggalkan mati, dan membantu segala hal berkenaan dengan pengurusan jenazahnya.

Kita harus menunjukkan rasa belasungkawa kita dan menghibur dengan mengatakan bahwa segala hal pasti akan kembali kepada yang punyanya (Allah). dan kemudian kita mengucapkan doa belasungkawa seperti di bawah ini

اِنَّ لِلّٰهِ مَااَخَذَ وَلَهُ مَااَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِاَجَلٍ مُسَمًّى…. فَالْتَصْبِرْوَالْتَحْتَسِبْ

Inna lillaahi maa akhadza walahu maa a’tha wa kullu syai in ‘indahu biajalin musamma…. faltasbir waltahtasib.

Sesungguhnya hak Allah adalah mengambil sesuatu dan memberikan sesuatu. Segala sesuatu yang disisi-Nya dibatasi dengan ajal yang ditentukan. Oleh karena itu, bersabarlah dan carilah ridha Allah.

وَاِنْ قَالَ اَعْظَمَ اللّٰهُ اَجَرْكَ وَاَحْسَنَ عِزَاءَكَ وَغُفِرَ لِمَيِّتِكَ فَحَسُنَ

Wa in qaala a’dhamallaahu ajraka wa ahsana ‘iza aka wa ghufira limayyitika fahasuna

Apabila seseorang berkata: “Semoga Allah memperbesar pahala kamu dan kamu bisa berkabung dengan baik serta mayatnya diampuni oleh Allah”, maka dianggap baik.

Demikianlah uraian mengenai doa yang diucapkan ketika berbelasungkawa kepada orang lain. semoga uraian di atas bermanfaat bagi kita semua baik di dunia maupun di akhirat.

Related posts

Leave a Comment