Amalan agar bertemu dengan Nabi Muhammad saw

Muhammad lahir diMekkah, 570 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632M adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang dibawa Nabi dan Rasul sebelumnya.

Nabi Muhammad

Muhammad melewati masa kecil sebagai yatim piatu. Muhammad dibesarkan di bawah asuhan kakeknya Abdul Muthalib kemudian pamannya Abu Thalib. Beranjak remaja, Muhammad bekerja sebagai pedagang. Muhammad kadang-kadang mengasingkan diri ke gua sebuah bukit hingga bermalam-malam untuk merenung dan berdoa. Diriwayatkan dalam usia ke-40, Muhammad didatangi Malaikat Jibril dan menerima wahyu pertama dari Allah.Tiga tahun setelah wahyu pertama, Muhammad mulai berdakwah secara terbuka, menyatakan keesaan Allah dalam bentuk penyerahan diri melalui Islam sebagai agama yang benar dan meninggalkan sesembahan selain Allah. Muhammad menerima wahyu berangsur-angsur hingga kematiannya. Praktik atau amalan Muhammad diriwayatkan dalam hadis, dirujuk oleh umat Islam sebagai sumber hukum Islam bersama Al-Quran.

Bagi seseorang yang mengharapkan dirinya bertemu dengan Nabi Muhammad di dalam mimpi, maka dianjurkan untuk membaca shalawat di bawah ini:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍفِىْ كُلِّ لَحْمَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِكُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Allaahumma shalli wasallim ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammadin fii kulli lahmatin wanafasin bi ‘adadi kulli ma’luumin laka.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan para keluarganya, di dalam setiap kehidupan mata dan nafas dengan bimbingan semua yang diketahui oleh-Mu.”

Related posts

Leave a Comment