Tuntunan shalat hajat lengkap dengan niat, doa dan keutamaan shalat hajat

Sholat hajat memiliki keutamaan yang luar biasa. Siapa yang memiliki hajat atau keperluan dan ingin Allah mengabulkannya, hendaklah menunaikan sholat ini. Sholat hajat juga tergolong mudah karena bisa dikerjakan baik siang maupun malam.

Sesuai namanya, sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan dengan maksud khusus memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan hajat, kebutuhan atau keperluannya.

shalat hajat

Keutamaan shalat hajat

Dari Utsman bin Hunaif radhiyallahu ‘anhu, bahwa seorang laki-laki buta datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar menyembuhkan penglihatan mataku.” Beliau bersabda, “Atau aku biarkan saja engkau (seperti itu)?” Dia berkata, “Wahai Rasulullah, hilangnya penglihatanku memberatkanku.” Rasulullah bersabda, “Pergilah lalu berwudhulah, kemudian sholatlah dua rakaat, lalu ucapkanlah (doa):

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِىِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّى تَوَجَّهْتُ إِلَى رَبِّى بِكَ أَنْ يَكْشِفَ لِيْ عَنْ بَصَرِيْ اللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِىَّ وَ شَفِّعْنِيْ فِيْ نَفْسِيْ

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu dan menghadap kepadaMu dengan Nabiku Muhammad, Nabi (pembawa) rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Tuhanku denganmu agar Dia menyembuhkan penglihatanku. Ya Allah, terimalah syafaatnya padaku dan terimalah syafaatku pada diriku.”

Lalu ia pun pulang dan Allah menyembuhkan penglihatannya.” (HR. Tirmidzi; hasan)

Tata cara pelaksanaan salat hajat

Cara pelaksanaannya sama dengan salat fardu, baik bacaan maupun gerakannya. Perbedaannya hanyalah pada niat.

Niat salat hajat

اُصَلِّ سُنَّتَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَا لٰى اَللّٰهُ اَكْبَر

Ushalli sunnatal haajati rak’ataini lillaahi ta’aala, Allaahu akbar

“saya niat shalat sunah hajat 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Adapun surat yang dibaca boleh surat apa saja yang dikehendaki. Tetapi sebaiknya dibaca surat berikut:

  1. Pada rakaat pertama setelah surat Al Fatihah dibaca surat Al Kaafiruun 3 kali atu ayat kursi 1 kali.
  2. Pada rakaat kedua setelah membaca Al Fatihah membaca surat Al Ikhlas 3 kali atau 1 kali.

Setelah salam, kemudian membaca istighfar sebanyak 100 kali, yaitu:

اَسْتَغْفِرُاللّٰهَ الْعَظِيْمِ

Astaghfirullaahal ‘adhiimi

“Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.”

Lalu membaca sholawat kepada nabi sebanyak 100 kali.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدْ

Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad

Setelah itu kemudian membaca doa.

Doa shalat hajat

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَتَ مِنْ كُلِ ذَنْبٍ وَالْغَنِيْمَتَ مِنْ كُلِ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَتَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضَا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa ilaaha illallaahul haliimul kariimu, subhaanallaahi rabbul ‘arsyil ‘adhiimu. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina. As-aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa ima maghfiratika wal ‘ishmata min kulli dzanbin wal ghaniimata min kulli birrin wassalaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzan ban illaa ghafar tahu walaa hamman illaa farraj tahu walaa haajatan hiya laka ridhaa illaa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiina.

Tidak ada Tuhan selain Allah yang maha penyantun dan pemurah, Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mulah aku memohon sesuatu yg menyebabkan rahmat-Mu, dan memantapkan hati untuk memperoleh ampunan-Mu, dan memperoleh perlindungan dari segala dosa. Dan aku memohon pula untuk memperoleh keuntungan dari segala kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah engkau biarkan dosa (yang ada pada diriku), melainkan Engkau ampuni dan tidak ada suatu kesusahan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan, Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang.”

Selesai membaca doa, langsung sujud sambil membaca:

لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّلِمِيْنَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadh dhaalimiina.

“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.” Sebanyak-banyaknya

Related posts

Leave a Comment