Doa ketika mengerjakan shalat jenazah

Rasulullah saw mengajarkan dan mengharuskan kepada umatnya agar apabila ada orang yang meninggal dunia, maka jenazahnya harus diurus. Dimulai dari memandikannya, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkannya. Jangan sampai bila ada orang yang meninggal dunia tidak diurus, artinya dibiarkan begitu saja. Hukum mengurus mayat adalah fardhu kifayah, termasuk menyalatkan jenazah. Shalat jenazah ini dikerjakan dengan 4 takbir (termasuk takbiratul ihram), tanpa ruku’, tanpa sujud, dan tanpa tasyahud. Saat mengerjakan shalat jenazah, kita harus mendoakan jenazah. Adapun doanya adalah seperti yang di bawah ini: اَللّٰهُمَّ اِنَّ فُلاَنَ بِنْ فُلاَنْ فِىْ ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ…

Read More

Bacaan doa shalat jenazah

Shalat jenazah dibebankan kepada setiap umat muslim apabila ada salah seorang dari mereka yang meninggal dunia, hukumnya adalah fardhu kifayah. Saat ada orang yang meninngal dunia kita dianjurkan untuk mengurus jenazah tersebut, dimulai dari memandikannya, mengkafaninya, menyalatinya dan menguburkannya. Hal ini menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim. Ketika kita mengerjakan shalat jenazah, maka kita harus mendoakan mayat atau jenazah tersebut agar iman dan islamnya diterima Allah, dosanya diampuni dan dijauhkan dari siksa neraka. Adapun doanya adalah seperti yang di bawah ini: اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَاوَمَيِّتِنَاوَشَاهِدِنَاوَغَاءِبِنَاوَصَغِيْرِنَاوَكَبِيْرِنَاوَذَكَرِنَاوَاُنْثَانَااَللّٰهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّ فَاحِيْهِ عَلَى الْاِ…

Read More

Doa shalat jenazah

Shalat jenazah merupakan salah satu kewajiban yang dibebankan kepada orang yang masih hidup dalam pengurusan jenazah. Shalat jenazah dilakukan setelah jenazah tersebut dimandikan dan dikafani. Shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah, artinya apabila ada satu orang di suatu wilayah yang sudah melaksanakan shalat jenazah, maka itu sudah cukup dan yang lainnya tidak berdosa. Saat mengerjakan shalat jenazah, kita dianjurkan untuk berdoa kepada Allah. adapun doanya adalah sebagai berikut: اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ. وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ. وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ. وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِوَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِوَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَاكَمَانَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْاَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًخَيْرًامِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً…

Read More

Niat, doa dan cara mengerjakan shalat ghaib

Shalat Ghaib ialah Shalat yg dilakukan ketika ada salah satu keluarga atau kerabat atau siapapun muslim yangg meninggal dunia, tetapi meninggalnya tersebut di tempat yg jauh dari. Maka, saudara-saudaranya atau muslim yang lain disunahkan untuk melakukan Shalat ini atas mayat tersebut, walaupun meninggal mayat sudah lewat seminggu atau lebih. Hukum Mengerjakan Shalat Ghaib ini adalah sunah, artinya jika dilakukan mendapatkan pahala dan jika tidak melakukan maka tidak berdosa. Sedangkan untuk waktu pelaksanaan shalat ghaib tersebut bisa dilakukan kapan saja baik siang dan malam, dilakukan oleh sendiri  ataupun secara berjamaah. Niat shalat…

Read More

Tata cara dan doa shalat jenazah

Hukum salat jenazah adalah fardlu kifayah. Artinya, wajib dilaksanakan minimal oleh satu orang. Bila secara sengaja sama sekali tak ada yang menunaikannya maka status dosa menimpa umat Islam secara umum. Menshalati adalah salah satu kewajiban kifayah selain memandikan jenazah, mengafani, dan terakhir menguburnya. Shalat jenazah berbeda dari tata cara shalat pada umumnya, karena tak menggunakan gerakan ruku’, i’tidal, dan sujud. Rukun-rukun yang harus dilaksanakan dalam shalat jenazah antara lain niat, empat kali takbir, berdiri (bagi orang yang mampu), membaca Surat Al-Fatihah, membaca shalawat atas Nabi Muhammad sesudah takbir yang kedua,…

Read More