Bacaan Doa Ketika Marah (Arab, Latin dan Artinya)

Kemarahan, berasal dari kata marah (bahasa Inggris: wrath, anger; bahasa Latin: ira), adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan antara lain peningkatan denyut jantung, tekanan darah, serta tingkat adrenalin dan noradrenalin. Rasa marah menjadi suatu perasaan yang dominan secara perilaku, kognitif, maupun fisiologi sewaktu seseorang membuat pilihan sadar untuk mengambil tindakan untuk menghentikan secara langsung ancaman dari pihak luar.

Ekspresi luar dari kemarahan dapat ditemukan dalam bentuk raut muka, bahasa tubuh, respons psikologis, dan kadang-kadang tindakan agresi publik. Manusia dan hewan lain sebagai contoh dapat mengeluarkan suara keras, upaya untuk tampak lebih besar secara fisik, memamerkan gigi mereka, atau melotot . Marah adalah suatu pola perilaku yang dirancang untuk memperingatkan pengganggu untuk menghentikan perilaku mengancam mereka.

Kontak fisik jarang terjadi tanpa ekspresi kemarahan paling tidak oleh salah seorang partisipan. Meskipun sebagian besar pelaku menjelaskan bahwa rasa marah timbul karena “apa yang telah terjadi pada mereka,” ahli psikologi menunjukkan bahwa orang yang marah sangat mungkin melakukan kesalahan karena kemarahan menyebabkan kehilangan kemampuan pengendalian diri dan penilaian objektif.

Marah

Dalam hidup ini kadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita marah, emosi dan lepas kendali. Perasaan marah itu bisa timbul kepada siapa saja, bisa kepada suami, bisa kepada istri, anak, keluarga yang lain, sahabat, rekan kerja, dan lain-lain.

Apabila kita tidak bisa mengendalikannya, maka akibatnya akan buruk sekali. Karena ketika kita marah maka ada setan didalamnya. Kita harus bisa meredam dan mengendalikan emosi kita, jangan sampai emosi itu merusak segalanya.

Ketika emosi kita sedang naik, kita dianjurkan untuk berwudhu. Karena wudhu itu merupakan suatu perkara yang bisa menurunkan emosi. Selain itu kita dianjurkan sekali untuk berdoa seperti dibawah ini:

اَعُوْذُبِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’uudzu billaahi minassyaitaa nirrajiimi. (Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)

 

Related posts

Leave a Comment