Bacaan sujud shalat sesuai sunnah

Apabila seseorang melakukan sujud kedua, hendaklah mengucapkan doa seperti pada sujud pertama, yaitu:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى

Ataupun bacaan yang lainnya. Bila ia mengangkat kepala dari sujud, hendaknya ia melakukannya sambil bertakbir, lalu duduk istirahat sejenak hingga gerakannya menjadi tenang. Setelah itu bangkit untuk melakukan rakaat kedua seraya memanjangkan takbir selama ia mengangkat tubuh dari sujud hingga tegak dalam keadaan berdiri.

Ucapan panjang ini dimulai sesudah lam dari lafadh Allah, menurut pendapat yang paling shahih. Tetapi ada juga yang berpendapat boleh mengangkat tubuh (dari sujud) tanpa takbir, lalu duduk istirahat, bila bangkit, baru mengucapkan takbir. Pendapat lainnya mengatakan bahwa seseorang mengangkat tubuhnya dari sujud seraya bertakbir, bila telah duduk istirahat, ia memutuskan takbirnya, selanjutnya ia bangkit berdiri tanpa memakai takbir lagi.

Tidak ada perselisihan bahwa seseorang tidak boleh melakukan 2 takbir dalam tempat ini. Tetapi hanya berpendapat agar setiap bagian dari shalat tidak terlepas dari dzikir.

Duduk istirahat adalah sunat yang telah ditetapkan melalui hadis shahih dalam kitab Shahih Bukhari dan yang lainnya, melalui perbuatan Rasulullah saw, mazhab Syafii menganggapnya sunat. Tempat yang sunat untuk melakukannya adalah sesudah sujud kedua dari tiap-tiap rakaat, dan duduk istirahat ini tidak disunatkan sesudah sujud tilawah dalam shalat.

Demikianlah, telah kami paparkan tentang amalan yang sunat dilakukan dalam sujud kedua dan setelahnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua di dunia maupun di akhirat.

Related posts

Leave a Comment