Dzikir pagi dan petang sesuai tuntunan Nabi Muhammad

Ketika waktu pagi hari dan sore hari, kita sangat dianjurkan untuk banyak melakukan amal baik, berzikir, membaca Al Qur’an, membaca salawat, dan lain sebagainya.

Allah swt berfirman dalam surat Thaha ayat 130, “Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.”

Surat Al-Mu’min ayat 55, “Dan bertasbihlah seraya memuji Rabbmu pada waktu petang dan pagi.”

Surat Al A’raf ayat 205, “Dan sebutlah (nama) Rabbmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang.”

Surat Al An’am ayat 52, “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi hari dan petang hari, sedangkan mereka menghendaki keridaan-Nya.”

Di dalam surat An Nuur ayat 36-37, “Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaandan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah.”

Lalu surat Shaad ayat 18, “Sesungguhnya kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi.”

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari melalui Syaddad ibnu Aus r.a., yang ia terima dari Nabi saw yang telah bersabda, “Raja Istighfar adalah:

اَللّٰهُمَّ اَنْتَ رَبِّى لاَاِلٰهَ اِلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِىْ وَاَنَاعَبْدُكَ وَاَنَاعَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَظَعْتُ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَاصَنَعْتُ اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَاَبُوْءُبِذَنْبِىْ فَاغْفِرْلِىْ فَاِنَّهُ لاَيَغْفِرُالذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastadha’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fainnahu laa yaghfiridz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, aku berada pada ikrar dan janji-Mu menurut kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang kuperbuat, aku mengakui semua nikmat-Mu kepada ku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah daku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

Apabila seseorang mengucapkan doa ini di sore hari, lalu ia mati pada malam harinya, niscaya masuk surga, atau ia termasuk ahli surga. Apabila ia mengucapkannya di pagi hari, lalu ia mati pada hari itu juga, maka ia masuk surga atau termasuk ahli surga.

Related posts

Leave a Comment