Bacaan Doa Takziyah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Pengertian takziah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kunjungan (ucapan) untuk menyatakan turut berduka cita atau belasungkawa. Dan juga bisa diartikan hal menghibur hati orang yang mendapat musibah. Berikut ini adalah bacaan doa takziah lengkap Arab Latin dan artinya.

Umat muslim hendaknya ikut berbelasungkawa bila ada saudara, tetangga, ataupun rekan yang meninggal dunia. Hendaknya melakukan takziah, mendoakan yang meninggal serta menghibur keluarga yang ditinggalkan. Ada beberapa doa yang bisa dibaca bila melakukan takziah, salah satunya seperti yang di bawah ini.

Doa Takziah Bahasa Arab dan Terjemahannya

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Ummu Salamah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:

Apabila engkau menghadiri orang yang sakit atau mayat, ucapkanlah hal yang baik, karena sesungguhnya para malaikat mengamini apa yang kalian ucapkan. Ummu Salamah r.a. melanjutkan kisahnya, “Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku datang kepada Nabi saw, dan mengatakan. ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Salamah telah meninggal dunia.’ Beliau bersabda, ‘Ucapkanlah:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِى وَلَهُ وَاَعْقِبْنِى مِنْهُ عُقْبَى حَسَنَةً

Allaahummagh firlii walahu wa a’qibnii minhu ‘uqba hasanatan.

Ya Allah, ampunilah aku dan dia, dan gantikanlah dia dengan pengganti yang baik untukku.’

Maka aku mengucapkan doa tersebut, ternyata Allah menggantikan untukku orang yang lebih baik daripada dia, yaitu Muhammad saw.”

doa takziah

Demikian menurut lafadz yang terdapat di dalam kitab Shahih Muslim, sedangkan menurut riwayat Imam Turmudzi disebutkan sebagai berikut. “Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau mayat.”

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud dan Ibnu Majah melalui Ma’qal ibnu Yasar r.a. (seorang sahabat), bahwa Nabi saw pernah bersabda. “Bacakanlah surat Yasin untuk orang-orang mati di antara kalian.”

Sanad hadis ini dhaif, di dalamnya terdapat dua perawi yang tidak dikenal, tetapi Imam Abu Daud tidak men-dhaif-kan hadis ini.

Ibnu Abu Daud telah meriwayatkan sebuah atsar melalui Mujalid, dari Asy-Sya’bi yang menceritakan bahwa dahulu orang-orang Anshar apabila melayat orang yang meninggal dunia. Mereka membacakan surat Al Baqarah di dekatnya. Tetapi Mujallid orangnya dhaif.

Related posts

Leave a Comment