Shalat Jenazah (bilangan takbir dan salam)

Apabila telah selesai dari semua takbir dan dzikir salat jenazah, hendaklah bersalam sebanyak dua kali sebagaimana salat yang lain.

Hukum bersalam sama dengan salam yang diterangkan dalam salat lain, demikian menurut pendapat yang sahih lagi terpilih. Sekalipun ada beberapa pendapat yang berbeda, tetapi perbedaan tersebut lemah dan tidak perlu untuk di bahas.

Seandainya makmum masbuk datang ketika imam berada pada pertengahan salatnya, hendaklah ia bertakbir untuk mengikuti imam ketika itu juga dan membaca Al Fatihah. Selanjutnya menurut urutan yang dikerjakannya dan tidak boleh mengikuti apa yang dibaca imam, melainkan membaca yang seharusnya ia baca.

Seandainya ia bertakbir, sedangkan imam melakukan takbir lain sebelum ia sempat mengucapkan zikir, maka zikir itu gugur darinya sebagaimana gugurnya bacaan dari makmum masbuk dalam salat yang lain. apabila imam mengucapkan salam, sedangkan makmum masbuk dalam salat jenazah masih ketinggalan beberapa takbir, diwajibkan baginya menunaikan takbir yang tersisa berikut zikirnya menurut urutannya. Demikian menurut pendapat mazhab Syafii.  Tetapi ada juga satu pendapat yang lemah mengatakan bahwa hendaknya ia menunaikan takbir yang tersisa secara urut tanpa membaca zikir lagi.

Demikianlah penjelasan singkat dari kami, semoga bermanfaat bagi kita semua di dunia maupun di akhirat.

Semoga Allah membebaskan kita dari neraka dan menghimpun kita ke dalam golongan orang-orang muqarrabin, terpilih, lagi bertakwa. Semoga Allah swt menempatkan kita di dalam surga firdaus sebagai tempat kita di akhirat.

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Ya Allah, limpahkanlah salawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan juga kepada keluarga serta para sahabatnya. Yaitu sepanjang mengingat-Mu dan mengingat orang-orang yang ingat, dan sepanjang lalai dari ingat kepada-Mu dan ingat kepadanya orang-orang yang lalai.

Semoga Engkau memasukkan kami ke dalam golongan mereka yang dilimpahi rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih melebihi semua para pengasih.

Related posts

Leave a Comment