Doa Menghadapi Musuh Dalam jihad Fisabilillah

Setiap muslim yang berperang membela agama Allah (islam) diharuskan untuk berdoa terlebih dahulu. Adapun beberapa doa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw adalah seperti di bawah ini.

Diriwayatkan dengan sanad yang sahih di dalam kitab Sunan Abu Daud dan Sunan Nasai melalui Abu Musa Al Asy’ari r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw apabila merasa takut terhadap suatu kaum mengucapkan doa berikut:

اَللّٰهُمَّ اِنَّانَجْعَلُكَ فِى نُحُورِهِمْ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ

Allaahumma innaa naj’aluka fii nuhuu rihim, wana’uu dzubika min syuruu rihim.

“Ya Allah, sesungguhnya kami menjadikan leher mereka di bawah kekuasaan-Mu, dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka.”

Jihad Fisabilillah

Diriwayatkan di dalam kitab Imam Turmudzi melalui Umamah ibnu Za’karah r.a. yang menceritakan: Sesungguhnya Allah telah berfirman, “Sesungguhnya hamba-Ku yang sejati, ialah orang yang selalu mengingat-Ku dalam keadaan berperang dengan musuhnya.

Diriwayatkan di dalam kitab Ibnu Sinni melalui Jabir ibnu Abdullah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw telah bersabda pada perang Hunain: Janganlah kalian mengharapkan bersua dengan musuh, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui cobaan apa yang akan menimpa kalian karena mereka. Apabila kalian bersua dengan mereka, ucapkanlah:

اَللّٰهُمَّ اَنْتَ رَبُّنَاوَرَبُّهُمْ وَقُلُوْبُنَاوَقُلُوْبُهُمْ بِيَدِكَ, وَاِنَّمَايَغْلِبُهُمْ اَنْتَ

Allaahumma anta rabbunaa warabbuhum waquluu bunaa waquluu buhum biyadika, wa innamaa yaghlibuhum anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb kami dan Rabb mereka, kalbu kami dan kalbu mereka berada di dalam tangan (kekuasaan)-Mu, sesungguhnya hanya Engkaulah yang dapat mengalahkan mereka.

Diriwayatkan pada sebuah hadis dari kitab Ibnu Sinni melalui Anas r.a. yang menceritakan: Kami bersama Nabi saw dalam suatu peperangan, lalu beliau bersua dengan musuh, maka kudengar beliau mengucapkan doa berikut:

يَامَالِكَ يَوْمِ الدِّيْنِ اِيَّاكَ نَعْبُدُوَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ

Yaa maalika yaumiddiini iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iinu.

“Wahai Yang Menguasai hari pembalasan, hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.”

Aku melihat kaum laki-laki (dari kalangan musuh) terjungkal mati dipukul oleh para malaikat di sebelah depan dan belakang beliau.

Related posts

Leave a Comment