Inilah Keutamaan Kalimat Laa ilaaha illallaah

Bacaan dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallaah, tidak ada satupun dzikir yang dapat menyamai keutamaannya sebagaimana yang diberikan oleh Nabi. Oleh sebab itu para masyayikh, guru-guru thariqat banyak memilih kalimat ini sebagai tugas untuk murid-muridnya. Akhirnya mereka dapat melakukannya untuk permulaan jalan pendekatan kepada Allah.

Mereka berkata, “Bagi murid dianjurkan membacanya, dan tidak boleh membaca dzikir yang lain kecuali salat fardhu, shalat sunat, rawatib. Jadi harus menggunakan sebagian besar waktunya untuk membaca Laa ilaaha illallaah, kecuali untuk mengerjakan tugas-tugas yang teramat penting.

Menurut sebagian pendapat yang shahih bahwa dzikir dengan hati yang khusyu’ itu lebih utama daripada sekedar dzikir dengan hati belaka. Dan disunatkan pula bagi orang yang sedang berdzikir untuk memanjangkan kalimat Laa ilaaha illallaah agar dapat meresapi dan dihayati. Karena tujuan dzikir yang terpenting adalah hati yang hadir sewaktu membacanya.

Maka dari itu hendaknya setiap orang yang berdzikir berupaya untuk memperolehnya. Jika seseorang berdzikir dengan hati yang lalai, maka hatinya berarti tidak mengingat kepada Allah dan tidak disebut orang yang berdzikir. Bahkan dia hanya menggerakkan lidahnya. Oleh sebab itu, ia harus bertaubat dan senantiasa membaca istighfar kepada Allah.

Sebagian ulama juga telah berpendapat barang siapa yang berkata “Allah” tapi hatinya lalai, maka ia akan menjadi musuh Allah, baik sewaktu hidup di dunia maupun di akhirat. Al Kutub Al Muhaqqiq Sahal bin Abdillah Attasattturi juga telah berkata, “Aku tidak mengetahui perbuatan maksiat yang lebih hina daripada menyebut nama Allah, tapi hatinya lalai.”

Semoga Allah menyelamatkan kita dari kelalaian di dalam dzikir, shalat dan memberi kita keikhlasan dan khusyu’ di dalam salat maupun dzikir, amiin.

Related posts

Leave a Comment