Inilah Bacaan Doa shalat jenazah sesuai sunnah

Banyak sekali doa yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para ulama yang dibaca ketika salat jenazah. Diantaranya adalah seperti berikut ini:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِحَيِّنَاوَمَيِّتِنَاوَشَاهِدِنَاوَغَاءِبِيْنَاوَصَغِيْرِنَاوَكَبِيْرِنَاوَذِكَرِنَاوَاُنْثَانَا. اَللّٰهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّافَاَحْيِهٖ عَلَى الْاِ سْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّافَتَوَفَّهُ عَلَى الْاِيْمَانِ

Allaahummaghfir lihayyinaa wa mayyitinaa wa syaahidinaa wa ghaa-ibinaa wa shagiirinaa wa kabiirina wa dzakarinaa wa untsaanaa. Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa-ahyiihii ‘alal islaami waman tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alal iimaani.

“Ya Allah, ampunilah kami, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, baik yang hadir maupun yang tidak hadir, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang laki-laki maupun yang perempuan. Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan diantara kami, hidupkanlah dia dengan tetap beragama islam, dan siapapun yang telah Engkau wafatkan diantara kami, wafatkanlah dia dalam keadaan beriman.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّ هٰذَاعَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدَيْكَ خَرَجَ مِنْ رَوْحِ الدُّنْيَاوَسَعَتِهَاوَمَحْبُوْبُهُ وَاَحِبَّاءُهُ فِيْهَااِلٰى ظُلْمَةِ الْقَبْرِوَمَاهُوَلاَقِيْهِ كَانَ يَشْهَدُ اَنْ لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنْتَ وَحْدَكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ. وَاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ وَاَنْتَ اَعْلَمُ بِهٖ مِنَّا

Allaahumma inna haadzaa ‘abduka wabnu ‘abdaika, kharaja min rauhihid dunyaa wa sa’atihaa wa mahbuu buhu wa ahibbaa uhu fiihaa ilaa dhulmatil qabri wamaa huwa laa qiihi kaana yashadu allaa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika laka, wa anna Muhammadan ‘abduka warasuuluka wa anta a’lamu bihii minnaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku ini adalah hamba Engkau, anak kedua hamba Engkau, ia telah keluar dari kesenangan dunia, keluasannya, kekasih dan orang-orang yang dicintainya di dunia menuju gelapnya kubur dan sesuatu yang akan dia temui di dalamnya. Dia telah menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Engkau sendiri, tak ada sekutu bagi Engkau, dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Engkau, dan Engkau lebih mengetahui hal itu daripada kami.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَاَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهٖ وَاَصْبَحَ فَقِيْرًااِلٰى رَحْمَتِكَ وَاَنْتَ غَنِىٌّ عَنْ عَذَابِهٖ وَقَدْجِءْنَاكَ رَاغِبِيْنَ اِلَيْكَ شُفَعَاءلَهُ

Allaahumma innahu nazala bika wa anta khairu manzuulin bihii wa ashbaha faqiiran ilaa rahmatika wa anta ghaniyyun ‘an ‘adzaa bihii waqad ji’naaka raaghibiina ilaika syufa’aa alahu.

“Ya Allah, sesungguhnya mayat ini datang kepada Engkau, sedangkan Engkau adalah sebaik-baik yang didatangi. Ia amat butuh akan rahmat Engkau, sedangkan Engkau tidak butuh terhadap siksanya. Kami benar-benar datang kepada Engkau, memohon kepada Engkau, sebagai perantara baginya.”

اَللّٰهُمَّ اِنْكَانَ مُحْسِنًافَزِدْفِى اِحْسَانِهٖ وَاِنْ كَانَ مُسِيْءًافَتَجَاوَزْعَنْهُ وَلَقَّهِ بِرَحْمَتِكَ رِضَاكَ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِوَعَذَابِهِ

Allaahumma inkaana muhsinan fazid fii ihsaaa nihi wa inkaana musii-an fatajaa waz ‘anhu walaqqihi birahmatika ridhaaka fitnatal qabri wa’adzaa bihi.

“Ya Allah, jika mayat ini termasuk orang yang baik, maka tambahkanlah kebaikannya; jika mayat ini termasuk orang yang jahat (jelek), maka bebaskanlah dia dari kejahatannya, pertemukanlah dia dengan sebab rahmat Engkau akan keridha-an Engkau, dan peliharalah dia dari fitnah kubur dan siksanya.”

وَافْسَحْ لَهُ فِى قَبْرِهٖ وَجَافِ الْاَ رْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ وَلَقِّهٖ بِرَحْمَتِكَ الْاَ مْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتَّى تَبْعَثَهُ اٰمِنًااِلٰى جَنَّتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Wafsah lahu fii qabrihii wajaa fil ardha ‘an janbaihi walaqqihii birahmatika amna min ‘adzaabika hatta tab’atsahu aaminan ilaa jannatika birahmatika yaa arhamar raahimiina.

“Dan luaskanlah kuburnya, renggangkanlah bumi dari kedua lambungnya, dan pertemukanlah dia dengan sebab rahmat Engkau akan keselamatan dari siksa Engkau, sehingga Engkau bangunkan dia dalam keadaan aman sampai ke surga Engkau berkat rahmat Engkau, wahai Dzat yang paling pengasih diantara para pengasih.

Related posts

Leave a Comment