Doa ketika ta’ziyah atau melayat

Ta’ziyah adalah kunjungan atau ucapan untuk menyatakan turut berduka cita atau belasungkawa. Dari segi bahasa, ta’ziyah artinya “menghibur”, yaitu menghibur orang yang mendapat musibah, menyuruh sabar, dan meringankan duka cita dan musibahnya baik dengan ucapan maupun bantuan, atau perbuatan.

Ta’ziyah itu disunatkan, karena termasuk amar ma’ruf dan nahi munkar. Ta’ziyah juga dapat dikatakan sebagai perbuatan tolong menolong, yang sangat dianjurkan oleh agama sesuai dengan firman Allah, “Tolong menolonglah kamu dalam melakukan perbuatan baik dan takwa, dan janganlah tolong menolong dalam melakukan perbuatan dosa dan permusuhan…”

hal ini juga diperkuat oleh hadis yang berbunyi, “Dan Allah menolong hamba selama hamba itu menolong saudaranya.”

Takziah

Waktu berta’ziyah dimulai sejak kematian sampai 3 hari sesudah jenazah dimakamkan. Setelah itu berta’ziyah dimakruhkan, sebab tujuan dari ta’ziyah adalah untuk menenangkan hati orang yang terkena musibah, sedangkan biasanya hatinya baru bisa tenang setelah 3 hari. Jika ta’ziyah dilakukan setelah batas ini dikhawatirkan dukacitanya akan timbul kembali.

اَعْظَمَ اللّٰهُ اَجْرَكَ وَاَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَلِمَيِّتِكَ

A’dhamallaahu ajraka wa ahsana ‘azaa aka wa ghafara limayyitika.

“Semoga Allah memperbesar ganjaranmu, membaguskan hiburanmu dan mengampuni dosa mayatmu.”

Demikianlah penjelasan mengenai doa ketika berta’ziyah. Semoga uraian singkat di atas dapat bermanfaat bagi kita semua baik di dunia maupun di akhirat. Serta semoga di akhirat nanti Allah memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang kekal dan abadi.

Related posts

Leave a Comment