Tata Cara Tayamum Sesuai Sunnah dan 7 Sebab Diperbolehkannya Tayamum

Tayamum adalah tindakan menyucikan diri tanpa menggunakan air dalam islam yaitu dengan menggunakan debu. Tayamum dilakukan sebagai pengganti wudhu

Sebab-sebab diperbolehkannya tayamum:

Ada beberapa hal yang membuat tayamum diperbolehkan, diantaranya adalah:

  1. Tidak adanya air yang cukup untuk wudhu atau mandi
  2. Tidak mampu menggunakan air, seperti orang lemah, atau takut binatang buas 다운로드.
  3. Sakit atau memperlambat sembuh dari sakit bila menggunakan air
  4. Jumlah air sedikit dan lebih dyibutuhkan untuk menyambung hidup (minum) 홍시 mp3 다운로드.
  5. Takut habisnya waktu salat sedangkan untuk mendapatkan air sangat jauh.
  6. Kondisi yang sangat dingin dengan persyaratan tertentu
  7. Adanya air diperlukan untuk yang lebih penting 일곱개의 대죄 다운로드.

Tayamum

Syarat-syarat tayamum

  • Menggunakan debu yang suci, yang belum digunakan untuk bersuci, dan tidak bercampur dengan sesuatu 다운로드.
  • Mengusap wajah dan kedua tangan.
  • Terlebih dahulu menghilangkan najis.
  • Telah masuk waktu shalat.
  • Tayamum hanya untuk sekali shalat fardhu 아이폰 lte 다운로드.

Rukun tayamum

Rukun tayammum ada empat, yaitu niat, Memindahkan debu dari tempatnya ke wajah dan tangan, Mengusap muka dengan debu dengan sekali usapan,  Meletakan kedua belah telapak tangan di atas debu yang kedua untuk diusapkan kedua tangan, Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku dengan debu sekali usapan, Tertib (berurutan), yaitu berurutan diantara kedua usapan tersebut (wahaj dahulu kemudian kedua tangan) 다운로드.

Sunnah tayamum

Sunnah tayamum itu ada tiga, yaitu membaca basmalah; mendahulukan anggota kanan dari yang kiri; dan menipiskan debu..

Yang membatalkan tayamum

Sedangkan yang membatalkan tayamum itu adalah segala yang membatalkan wudhu, melihat air sebelum shalat, kecuali yang bertayamum karena sakit dan murtad (keluar dari islam) 유튜브 자동 자막 다운로드.

Niat tayamum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِالصَّلاَةِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitut tayammumi listibaa hatissholaati fardhal lillaahi ta’aa laa

“Saya niat bertayamum untuk dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah ta’ala”

Related posts