Bacaan doa shalat jenazah dan artinya

Rasulullah saw mengajarkan dan mengharuskan kepada umatnya agar apabila ada orang yang meninggal dunia, maka jenazahnya harus diurus. Dimulai dari memandikannya, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkannya. Jangan sampai bila ada orang yang meninggal dunia tidak diurus, artinya dibiarkan begitu saja.

Hukum mengurus mayat adalah fardhu kifayah, termasuk menyalatkan jenazah. Shalat jenazah ini dikerjakan dengan 4 takbir (termasuk takbiratul ihram), tanpa ruku’, tanpa sujud, dan tanpa tasyahud.

shalat jenazah

Saat mengerjakan shalat jenazah, kita harus mendoakan jenazah. Adapun doanya adalah seperti yang di bawah ini:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ فُلاَنَ بِنْ فُلاَنْ فِىْ ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ فَقِهِ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَاَنْتَ اَهْلُ الْوَفَاءِوَالْحَقِّ فَاغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ اِنَّكَ اَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Allaahumma inna fulaan bin fulaan fii dzimmatika wahabli jiwarika faqihi min fitnatil qabri wa’adzabinnaari wa anta ahlul wafaa i wal haqqi faghfirlahu warhamhu innaka antal ghafuururrahiimu.

“Ya Allah, sesungguhnya fulan bin fulan dalam tanggungan-Mu dan tali perlindungan-Mu. Peliharalah dia dari fitnah kubur dan siksa neraka. Engkau adalah Maha Setia dan Maha Benar. Ampunilah dan belas kasihanilah dia. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Pengampun lagi Penyayang.”

Related posts

Leave a Comment