Bacaan shalawat agar mati dalam keadaan husnul khatimah

Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Hewan, tumbuh-tumbuhan, malaikat, jin dan tak terkecuali anak cucu Adam, semuanya pasti akan mati.

Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 185, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung.”

Allah juga berfirman dalam surat An Nahl ayat 32, “(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam Keadaan baik oleh Para Malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Salaamun’alaikum, masuklah kamu ke dalam syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.”

Husnul khatimah merupakan suatu kondisi yang mana seorang hamba diberi taufiq oleh Allah Ta’ala sebelum datangnya kematian untuk meninggalkan segala macam perbuatan yang mendatangkan kemurkaan Allah Ta’ala, dan ia diberi taufik oleh Allah ta’ala untuk bertaubat dari segala dosa dan maksiat dan bersegera melakukan ketaatan dan perbuatan baik, kemudian dia menutup usianya diatas kebaikan.

Nabi Muhammad

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Allah akan mempekerjakannya. Para sahabat bertanya: Bagaimana Allah akan mempekerjakannya?. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Allah akan memberikan taufik kepadanya untuk beramal shalih sebelum ia meninggal dunia”.

Di bawah ini adalah shalawat yang bila dibaca sepuluh kali setiap setelah maghrib, maka akan dapat memberikan faidah dapat menjadi husnul khatimah, yakni mati dengan akhir yang baik dengan membawa iman.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ بِعَدَدِمَاجَرٰى بِهِ الْقَلَمُ

Allaahumma shalli wasallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi bi’adadi maa jaraa bihil qalam.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kita Nabi Muhammad dan para keluarga dan sahabatnya dengan bilangan segala apa yang ditulis oleh qalam Tuhan.”

Related posts

Leave a Comment