Contoh Doa Shalat Jenazah dan Artinya

Shalat jenazah merupakan shalat yang dilakukan saat ada seseorang yang meninggal. Hukumnya adalah fardhu kifayah, artinya bila ada salah seorang yang melakukan shalat jenazah, maka yang lainnya tidak berdosa. Tetapi bila tidak ada yang mengerjakannya sama sekali, maka seluruh penduduk di wilayah tersebut ikut berdosa.

Shalat jenazah dilakukan dengan 4 kali takbir, dan tanpa ruku’ dan sujud. Saat mengerjakan shalat jenazah ada doa yang dibaca, beberapa diantaranya adalah seperti yang di bawah ini:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِحَيِّنَاوَمَيِّتِنَاوَشَاهِدِنَاوَغَاءِبِيْنَاوَصَغِيْرِنَاوَكَبِيْرِنَاوَذِكَرِنَاوَاُنْثَانَا. اَللّٰهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّافَاَحْيِهٖ عَلَى الْاِ سْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّافَتَوَفَّهُ عَلَى الْاِيْمَانِ

Allaahummaghfir lihayyinaa wa mayyitinaa wa syaahidinaa wa ghaa-ibinaa wa shagiirinaa wa kabiirina wa dzakarinaa wa untsaanaa. Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa-ahyiihii ‘alal islaami waman tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alal iimaani.

“Ya Allah, ampunilah kami, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, baik yang hadir maupun yang tidak hadir, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang laki-laki maupun yang perempuan. Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan diantara kami, hidupkanlah dia dengan tetap beragama islam, dan siapapun yang telah Engkau wafatkan diantara kami, wafatkanlah dia dalam keadaan beriman.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّ هٰذَاعَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدَيْكَ خَرَجَ مِنْ رَوْحِ الدُّنْيَاوَسَعَتِهَاوَمَحْبُوْبُهُ وَاَحِبَّاءُهُ فِيْهَااِلٰى ظُلْمَةِ الْقَبْرِوَمَاهُوَلاَقِيْهِ كَانَ يَشْهَدُ اَنْ لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنْتَ وَحْدَكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ. وَاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ وَاَنْتَ اَعْلَمُ بِهٖ مِنَّا

Allaahumma inna haadzaa ‘abduka wabnu ‘abdaika, kharaja min rauhihid dunyaa wa sa’atihaa wa mahbuu buhu wa ahibbaa uhu fiihaa ilaa dhulmatil qabri wamaa huwa laa qiihi kaana yashadu allaa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika laka, wa anna Muhammadan ‘abduka warasuuluka wa anta a’lamu bihii minnaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku ini adalah hamba Engkau, anak kedua hamba Engkau, ia telah keluar dari kesenangan dunia, keluasannya, kekasih dan orang-orang yang dicintainya di dunia menuju gelapnya kubur dan sesuatu yang akan dia temui di dalamnya. Dia telah menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Engkau sendiri, tak ada sekutu bagi Engkau, dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Engkau, dan Engkau lebih mengetahui hal itu daripada kami.”

Related posts

Leave a Comment