Shalawat

Bacaan Shalawat Badawiyah (Arab, Latin dan Artinya)

Shalawat ini dibaca ketika dalam keadaan susah atau menghadapi bahaya khusus atau umum. Dibaca dengan berulang-ulang sampai mendapatkan ketenangan batin.

اَللّٰهُمَّ صَلِّى وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَاوَمَوْلاَنَامُحَمَّدٍشَجَرَةِالْاَ صْلِ النُوْرَانِيَّةِ, وَلَمْعَةِ الْقَبْضَةِ الرَّحْمَانِيَّةِ, وَاَفْضَلِ الْخَلِيْفَةِ الْاِ نْسَانِيَّةِ, وَاَشْرَفِ الصُّوْرَةِالْجَسْمَانِيَّةِ, وَمَعْدَنِ الْاَ سْرَارِالرَّبَّانِيَّةِ, وَخَزَاءِنِ الْعُلُوْمِ الْاِ صْطِفَاءِيَّةِ, صَاحِبِ الْقَبْضَةِ الْاَ صْلِيَّةِ, وَالْبَهْجَةِ السَّنِيَّةِ, وَالرَّتْبَةِ الْعَلِيَّةِ, مَنْ اْنْدَرَجَتِ النَّبِيُّوْنَ تَحْتَ لِوَاءِهِ فَهُمْ مِنْهُ وَاِلَيْهِ, وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَمَاخَلَقْتَ وَرَزَقْتَ, وَاَمَتَّ وَاَحْيَيْتَ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُ مَنْ اَفْنَيْتَ, وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًاكَثِيْرًااِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ, وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma shalli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa wamaulaanaa Muhammadin syajaratil ashlinnuuraa niyyati, walam’atil qabdhatir rahmaaniyyati, wa afdhalil khaliifatil insaaniyyati, wa asyrafis shuuratil jasmaaniyyati, wa ma’danil asraarir rabbaa niyyati, wa khazaa inil ‘uluumil ishthifaa iyyati, shaahibil qabdhatil ashliyyati, wal bahjatis saniyyati, war ratbatil ‘aliyyati, man indarajatin nabiyyuuna tahta liwa ihi fahum minhu wa ilaihi, wa shalli wasallim wabaarik ‘alaihi wa’alaa aaalihi wa shahbihi ‘adada maa khalaqta wa razaqta, wa amatta wa ahyaita ilaa yaumi yub’atsu man afnaita, wasallim tasliiman katsiiran ilaa yaumid diini, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.

Nabi Muhammad

“Ya Allah, curahkan kesejhateraan dan keselamatan serta barokah atas junjungan dan tuan kami Muhammad, tumbuhan yang berasal dari cahaya kemilauan genggaman (Allah) yang bersifat belas kasih dan seutama-utama makhluk manusia, semulia-mulia rupa jasad dan pusat segala rahasia ketuhanan dan penyiapan segala ilmu terpilih, pemilik genggaman keaslian, kemilauan yang indah dan derajat yang luhur, yang semua Nabi berteduh di bawah panjinya.

Maka para Nabi bersumber daripadanya dan akan kembali kepadanya pula. Dan limpahkalah kesejahteraan, keselamatan dan barokah atasnya dan segenap keluarga serta sahabat-sahabatnya sebanyak ciptaan dan rezeki-Mu, yang Engkau matikan dan Engkau hidupkan hingga hari dibangkitkan segala yang telah Engkau binasakan. Dan berilah keselamatan dan kesejahteraan sebanyak-banyaknya hingga hari kiamat, dan segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.

Related Posts

Shalawat Mohon Didatangi Nabi Ketika Akan Mati dan Masuk Kubur

Kematian atau ajal adalah akhir dari kehidupan, ketiadaan nyawa dalam organisme biologis. Semua makhluk hidup pada akhirnya akan mati secara permanen, baik karena penyebab alami seperti penyakit atau…

Bacaan Shalawat Wasilah, Tata Cara, dan Keutamaannya

Shalawat ini terdiri dari 20 bait, dan merupakan karangan Sayyid Salim bin Jundan. Fadhilah atau khasiat shalawat ini adalah untuk memohon keselamatan dan pertolongan kepada Allah dengan perantara…

Bacaan Shalawat al Faatih dan Manfaatnya

Shalawat ini dikarang oleh al ‘Arif al Kabiir Sayyid Muhammad al Bakri. Apabila shalawat ini dibaca sekali dalam seumur hidup, maka Ingsya Allah tidak akan masuk neraka. Bagi…

Shalawat Pengampun Dosa

Shalawat ini dikarang oleh Sayyid Ibrahim al Mabtuly. Di dalamnya mengandung rahasia yang mengagumkan. Oleh karena itu, hendaknya shalawat ini dijadikan bacaan yang rutin dan terus menerus. Linilah…

Bacaan Shalawat Yang Pendek dan Mustajab

Siapa yang ingin memuji kepada Allah dengan suatu pujian yang paling utama dan terbaik daripada segala pujian para makhluk sejak zaman dahulu hingga yang terakhir, dan pujian seluruh…

Shalawat Mohon Kesehatan Jasmani dan Rohani (Hati) Atau Shalawat Thibbil Quluub

Fadhilah atau manfaat dari shalawat ini adalah agar kita benar-benar dapat memperoleh kesehatan jasmani dan rohani. Oleh karena itu biasakanlah dan perbanyaklah membaca shalawat ini. Adapun lafadhnya adalah…