Bacaan doa sesudah shalat fardhu dan sunnah

Bacaan doa sesudah shalat fardhu dan sunnah

Bacaan doa sesudah shalat fardhu dan sunnah ada banyak sekali contohnya. Artikel ini memberikan beberapa contoh diantaranya, semoga bermanfaat ya saudaraku.

Pengertian Doa

Doa sesudah shalat hukumnya sunah, dan banyak sekali hadis yang menerangkannya. Doa adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT. Setidaknya berdoalah memohon perkenan Allah SWT untuk mengampuni segala dosa-dosa, baik yang kita segaja maupun tidak.

Juga meminta tetap diberi kekuatan iman dan kesehatan agar dapat melaksanakan segala perintah-Nya. Lalu memohon perlindungan-Nya dari gangguan setan dan hawa nafsu kita sendiri supaya tidak terjerembab dalam jurang maksiat.

Hadits Tentang Doa

Di dalam kitab Ibnu Sinni diriwayatkan pula melalui abu Umamah r.a. yang menceritakan. “Tidak sekali-kali aku berada di dekat Rasulullah saw setelah salat fardhu dan setelah shalat sunah, melainkan aku mendengarnya mengucapkan doa berikut:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِ وَخَطَايَاىَ كُلَّهَا اَللّٰهُمَّ اَنْعِشْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى لِصَالِحِ الْاَ عْمَالِ وَالْاَ خْلاَقِ اِنَّهُ لاَيَهْدِى لِصَالِحِهَاوَلاَيَصْرِفُ سَيِّءَهَااِلاَّاَنْتَ

Allaahummagh firlii dzunuubi wakhathaayaaya kullahaa Allaahumma an’isynii wajburnii wahdinii lishaalihil a’maali. Wal-akhlaaqi innahu laa yahdii lishaa lihihaa walaa yashrifu sayyi ahaa illa anta.

“Ya Allah, ampunilah daku atas segala dosaku dan kesalahanku, Ya Allah, segarkanlah diriku dan cukupkanlah aku dari segala kekurangan.Serta berilah daku petunjuk kepada amal yang saleh dan akhlak (yang saleh). Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat menunjukkan kepada amal dan akhlak yang saleh, serta tidak ada seorang pun yang dapat memalingkan diri dari amal dan akhlak yang buruk kecuali Engkau.”

doa setelah shalat

Di dalam kitab Ibnu Sinni diriwayatkan pula melalui Abu Sa’id Al Khudri r.a yang menceritakan. “Nabi saw apabila telah selesai dari salatnya, aku tak ingat lagi apakah sebelum salam atau sesudahnya, beliau mengucapkan doa berikut:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَعُمُرِى اٰخِرَهُ وَخَيِرَعَمَلِى خَوَاتِمَهُ وَاجْعَلْ خَيْرَاَيَّامِى يَوْمَ الْقَاكَ

Allaahummaj’al khaira ‘umurii aakhirahu wakhaira ‘amalii khawaa timahu waj’al khaira ayyaa mii yaumal qaaka.

“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik usiaku adalah yang terakhir, dan sebaik-baik amalku adalah yang pamungkas. Dan jadikanlah sebaik-baik hariku ialah hari ketika aku menghadap kepada-Mu.”