Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Sunnah

Tidur merupakan kebutuhan setiap makhluk hidup, termasuk juga manusia. Berbeda dengan hewan, terlebih lagi bagi umat muslim, hendaknya saat tidur (sebelum dan sesudahnya) harus membaca doa kepada Allah. Rasulullah saw apabila hendak tidur, beliau meletakan tangannya yang kanan di bawah pipinya, kemudian membaca :

اَللّٰهُمَّ قِنِىْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Allaahumma qinii ‘adzaabaka yauma tab’atsu ‘ibaadaka. (Ya Allah, jauhkanlah aku dari siksaan-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.) dibaca tiga kali

بِاسْمِكَ اَللّٰهُمَّ اَمُوْتُ وَاَحْيَا

Bismika Allaahumma amuutu wa ahyaa. (Dengan Nama-Mu Ya Allah, aku mati dan hidup)

Tidur

Rasulullah bersabda : “Maukah kamu aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik bagi kamu berdua (Ali dan Fathimah) daripada pelayan? Apabila kamu akkan tidur bacalah tasbih (Subhanallah) 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allaahu Akbar 33 kali. Sesungguhnya bacaan tersebut lebih baik bagimu daripada seorang pelayan.”

اَللّٰهُمَّ رَبَّ السَّمٰوَاتِ السَّبْعِ. وَرَبَّ العَرْشِ العَظِيْمِ رَبَّنَاوَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ. فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوٰاى. وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالْاِنْجِيْلِ. وَالْفُرْقَانِ. اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍاَنْتَ آخِذٌبِنَاصِيَتِهِ. اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الْاَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَىْءٌ. وَاَنْتَ الْاٰخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَىْءٌ. وَاَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَىْءٌ. وَاَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَىْءٌ. اِقْضِ عَنَّاالدِّيْنَ وَاَغْنِنَامِنَ الْفَقْرِ.

Allaahumma rabbassamaawatissab’i, warabbal’arsil ‘adhiimi rabbanaa warabba kulli syai in, faaliqal habbi wannawaa, wa munzilattauraati wal injiil, wal furqaani, a’uudzubika min syarri kulli syai in anta aakhidzun binaa siyatihi. Allaahumma antal awwalu falaisa qablaka syaiun, wa antal aakhiru falaisa ba’daka syaiun, wa antaddhaahiru falaisa fauqaka syaiun, wa antal baatinu falaisa duunaka syaiun, iqdhi ‘annaaddiina wa aghninaa minal faqri.

“Ya Allah, Tuhan yang menguasai langit yang tujuh, Tuhan yang menguasai arasy yang agung, Tuha Kami dan Tuha segala sesuatu, Tuhan yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Tuhan yang menurunkan Kitab Taurat, Injil dan Furqan (Qur’an). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkau lah yang pertama, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkau lah yang terakhir, setelah-Mu tidak ada sesuatu. Engkau lah yang lahir, diatas-Mu tidak ada sesuatu. Engkau lah yang batin, di bawah-Mu tidak ada sesuatu, lunasilah utang kami dan berilah kekayaan kami hingga terlepas dari kefakiran.”