Cara, Waktu dan Bacaan Doa Sesudah Shalat Tahajud

Cara, Waktu dan Bacaan Doa Sesudah Shalat Tahajud

Shalat Tahjud adalah salat sunnat yang dikerjakan di malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Salat tahajud termasuk salat sunnat mu’akad (salat yang dikuatkan oleh syara’). Salat tahajud dikerjakan sedikitnya dua rakaat.

Keutamaan shalat Tahajud

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa, “”Perintah Allah turun ke langit dunia di waktu tinggal sepertiga akhir dari waktu malam, lalu berseru: Adakah orang-orang yang memohon (berdo’a), pasti akan Kukabulkan. Adakah orang-orang yang meminta, pasti akan Kuberi dan adakah yang mengharap/memohon ampunan, pasti akan Kuampuni baginya. Sampai tiba waktu Shubuh.”

Salat tahajud merupakan kehormatan bagi seorang muslim, sebab mendatangkan kesehatan, menghapus dosa-dosa yang dilakukan siang hari. Menghindarkannya dari kesepian di alam kubur, mengharumkan bau tubuh, menjaminkan baginya kebutuhan hidup, dan juga menjadi hiasan surga.

Selain itu, salat tahajud juga dipercaya memiliki keistimewaan lain, dimana bagi orang yang mendirikan salat tahajjud diberikan manfaat. Yaitu keselamatan dan kesenangan di dunia dan akhirat. Antara lain wajahnya akan memancarkan cahaya keimanan, akan dipelihara oleh Allah dirinya dari segala macam marabahaya, setiap perkataannya mengandung arti dan dituruti oleh orang lain. Akan mendapatkan perhatian dan kecintaan dari orang-orang yang mengenalinya, dibangkitkan dari kuburnya dengan wajah yang bercahaya, diberi kitab amalnya ditangan kanannya, dimudahkan hisabnya, berjalan di atas shirat bagaikan kilat.

Nabi Muhammad SAW bersabda, Salat tahajud adalah sarana (meraih) keridhaan Tuhan, kecintaan para malaikat, sunnah para nabi, cahaya pengetahuan, pokok keimanan. Istirahat untuk tubuh, kebencian para setan, senjata untuk (melawan) musuh, (sarana) terkabulnya doa, (sarana) diterimanya amal, keberkatan bagi rezeki. Pemberi syafaat di antara yang melaksanakannya dan di antara malaikat maut. Cahaya di kuburan (pelaksananya), ranjang dari bawah sisi (pelaksananya), menjadi jawaban bagi Munkar dan Nakir, teman dan penjenguk di kubur (pelaksananya) hingga hari kiamat. Ketika di hari kiamat salat tahajud itu akan menjadi pelindung di atas (pelaksananya), mahkota di kepalanya, busana bagi tubuhnya, cahaya yang menyebar didepannya. Penghalang di antaranya dan neraka, hujah (dalil) bagi mukmin dihadapan Allah SWT, pemberat bagi timbangan, izin untuk melewati Shirath al-Mustaqim, kunci surga.”

Salat Tahajud

Niat shalat tahajjud

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

“Saya niat shalat sunat tahajjud 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

Doa Shalat Tahajud

اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمٰوَاتِ وَالْاَ رْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُاَنْتَ مَلِكُ السَّمٰوَاتِ وَالْاَ رْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُاَنْتَ نُوْرُ السَّمٰوَاتِ وَالْاَ رْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُاَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُحَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌصَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اٰمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَااَخَّرْتُ وَمَااَسْرَرْتُ وَمَااَعْلَنْتُ وَمَااَنْتَ اَعْلَمُ بِهٖ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُلاَاِلٰهَ اِلاَّاَنْتَ. وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللّٰهِ

Tulisan Latin Doa Tahajud

Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati wal-ardhi waman fiihinna, walakal hamdu anta malikus samaawaati wal-ardhi waman fiihinna. Walakal hamdu anta nuurus samaawaati wal-ardhi waman fiihinna walakal hamdu antal haqqu wawa’dukal haqqu waliqaa-uka haqqun waqauluka haqqun. Wal jannatu haqqun wannaaru haqqun wan nabiyyuuna haqqun wa Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun was saa’atu haqqun.

Allaahumma laka aslamtu wabika aamantu wa’alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wabika khaashamtu. Wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qaddamtu wamaa akhkhartu wamaa asrartu wamaa a’lantu wamaa anta a’lamu bihii minnii. Antal muqaddimu wa antal mu-akhkhiru laa ilaaha illaa anta, walaa haula walaa quwwata ilaa billaahi.

Arti Doa Tahajud

“Ya Allah, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji, engkaulah Penguasa (Raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.

Milik-Mulah segala puji, Engkaulah yan Haq (Benar), janji-Mulah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar. Perkataan-Mu adalah benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad itu benar, dan hari kiamat itu benar (ada).

Ya Allah, hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mulah aku beriman, hanya kepada-Mulah aku bertawakkal, hanya kepada-Mulah aku kembali. Hanya dengan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mulah aku berhukum.

Oleh karena itu, ampunilah segala dosaku yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan. Dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. Tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya sera kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”