Doa orang yang ditinggal mati

Doa orang yang ditinggal mati

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Ummu Salamah r.a. yang menceritakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Tidak sekali-kali seorang hamba tertimpa suatu musibah, lalu ia mengucapkan:

اِنَّالِلّٰهِ وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اَللّٰهُمَّ اَجُرْنِى فِى مُسِيْبَةِ وَاَخْلِفْ لِى خَيْرًامِنْهَا

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uuna, Allaahumma ajurnii fii musiibati wa akhlif lii khairan minhaa.

‘Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah daku pahala dalam musibahku ini, dan gantikanlah bagiku hal yang lebih baik darinya.’

Melainkan Allah swt memberinya pahala dalam musibahnya dan menggantikan baginya hal yang lebih baik dari itu.”

Ummu Salamah melanjutkan kisahnya, “Ketika Abu Salamah (suamiku) meninggal dunia aku mengucapkan doa seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah saw. Maka Allah swt menggantikan untuk diriku orang yang lebih baik daripada Abu Salamah, yaitu Rasulullah saw.

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud melalui Ummu Salamah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Apabila seseorang di antara kalian tertimpa suatu musibah, hendaklah ia mengucapkan:

اِنَّالِلّٰهِ وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اَللّٰهُمَّ عِنْدَكَ اَحْتَسِبُ مُصِيْبَتِى فَاَجُرْنِى فِيْهَا وَاَبْدِلْنِى بِهَاخَيْرًامِنْهَا

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uuna Allaahumma ‘indaka ahtasibu mushiibatii fa ajurnii fiihaa wa abdilnii bihaa khairan minhaa.

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nyalah kami kembali. Ya Allah, hanya karena pahala di sisi-Mulah aku menahan musibahku, maka berilah daku pahala dalam musibah ini, dan berilah aku ganti yang lebih baik darinya.”