Inilah doa yang dibaca ketika sedang sakit sesuai sunnah Nabi Muhammad

Inilah doa yang dibaca ketika sedang sakit sesuai sunnah Nabi Muhammad

Sakit adalah persepsi seseorang bila merasa kesehatannya terganggu. Penyakit adalah proses fisik dan patofisiologis yang sedang berlangsung dan dapat menyebabkan keadaan tubuh atau pikiran menjadi abnormal.

Diriwayatkan di dalam kitab Imam Turmudzi dan Imam Ibnu Majah melalui Abu Sa’id Al Khudri dan Abu Hurairah r.a. bahwa keduanya pernah menyaksikan Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang mengucapkan:

لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ وَاللّٰهُ اَكْبَرُ, صَدَّقَهُ رَبُّهُ, فَقَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنَاوَاَنَااَكْبَارُ, وَاِذَاقَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, قَالَ: يَقُوْلُ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنَاوَحْدِى لاَشَرِيْكَ لِى, وَاِذَاقَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ, قَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنَالِىَ الْمُلْكُ وَلِىَ الْحَمْدُ, وَاِذَاقَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللّٰهِ, قَالَ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنَاوَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِى, وَكَانَ يَقُوْلُ: مَنْ قَالَهَافِى مَرَضِهِ ثُمَّ مَاتَ لَمْ تَطْعَمْهُ النَّارُ

Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbaru, shaddaqahu rabbuhu, faqaala: laa ilaaha illaa anaa wa-anaaa akbaru, wa idzaa qaala: laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalahu, qaala: yaquulu: laa ilaaha illaa anaa wahdii laa syariikalii, wa idzaa qaala: laa ilaaha illallaahu lahul mulku walahul hamdu, qaala: laa ilaaha illaa anaa liyal mulku waliyal hamdu, wa idzaa qaala: laa ilaaha illallaahu walaa haula walaa quwwata ilaa billaahi, qaala: laa ilaaha illaa anaa walaa haula walaa quwwata illaabii, wakaana yaquulu: man qaa lahaa fii maradhihi tsumma maata lam tath’amhunnaaru.

“Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar,” maka Rabb membenarkannya dan berfirman, “Tidak ada Tuhan selain Aku, dan Aku Maha Besar.” Apabila ia mengucapkan, “Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya,” maka Rabb berfirman, “Tidak ada Tuhan selain Aku semata, tiada sekutu bagi-Ku.”

Dan apabila ia mengatakan, “Tidak ada Tuhan selain Allah, bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala puji,” maka Rabb berfirman, “Tidak ada Tuhan selain Aku, bagi-Ku segala kekuasaan dan bagi-Ku segala puji.” Apabila ia mengatakan, “Tidak ada Tuhan selain Allah, tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,” maka Rabb berfirman, “Tidak ada Tuhan selain Aku, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan-Ku.”

Nabi saw bersabda, “Barang siapa yang mengucapkan kalimat tersebut ketika sakit, lalu ia mati, niscaya neraka tidak akan memakannya.” Imam Turmudzi mengatakan bahwa hadis ini hasan.