Niat Doa Bacaan Cara Shalat Hajat Mustajab Lengkap Arab Latin

Shalat hajat ialah salat sunah yang dilakukan agar hajat (keinginan atau kebutuhan) kita dikabulkan oleh Allah. Keinginan atau hajat disini maksudnya adalah hajat yang dibenarkan oleh syariat islam, baik itu berupa perlindungan maupun tercapainya keinginan. Berikut ini admin akan mencoba menjelaskan dan memberikan contoh mengenai niat, doa, bacaan, cara shalat hajat yang mustajab, lengkap dengan Arab, Latin dan artinya.

Jumlah rakaat shalat hajat adalah dari 2 rakaat sampai 12 rakaat, serta setiap 2 rakaat melakukan salam. Waktu untuk melakukan boleh siang maupun malam, asalkan bukan pada waktu yang terlarang. Waktu yang paling utama ialah pada sepertiga malam yang terakhir (antara pukul 01.00 hingga menjelang shubuh) atau setiap beres shalat fardu.

Tata Cara Melakukan Shalat Hajat Paling Mustajab

Cara pelaksanaannya sama dengan salat fardu, baik bacaan maupun gerakannya. Perbedaannya hanyalah pada niat.

Niat Shalat Hajat Arab, Latin dan Terjemahannya

اُصَلِّ سُنَّتَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَا لٰى اَللّٰهُ اَكْبَر

Ushalli sunnatal haajati rak’ataini lillaahi ta’aala, Allaahu akbar

“Saya niat shalat sunah hajat 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

shalat sunah hajat

Adapun surat yang dibaca boleh surat apa saja yang dikehendaki. Tetapi sebaiknya dibaca surat berikut:

  1. Rakaat pertama setelah surat Al Fatihah membaca surat Al Kaafiruun 3 kali atu ayat kursi 1 kali.
  2. Lalu di rakaat kedua setelah baca Al Fatihah membaca surat Al Ikhlas 3 kali atau 1 kali.

Selesai membaca salam, dilanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak 100 kali, yaitu:

اَسْتَغْفِرُاللّٰهَ الْعَظِيْمِ

Astaghfirullaahal ‘adhiimi

“Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.”

Kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat untuk Nabi Muhammad sebanyak 100 kali.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدْ

Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad

Nah, setelah semua beres, berdoalah kepada Allah seperti yang berikut ini.

 

Doa shalat hajat

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَتَ مِنْ كُلِ ذَنْبٍ وَالْغَنِيْمَتَ مِنْ كُلِ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَتَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضَا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa ilaaha illallaahul haliimul kariimu, subhaanallaahi rabbul ‘arsyil ‘adhiimu. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina. As-aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa ima maghfiratika wal ‘ishmata min kulli dzanbin wal ghaniimata min kulli birrin wassalaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzan ban illaa ghafar tahu walaa hamman illaa farraj tahu walaa haajatan hiya laka ridhaa illaa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiina.

“Tidak ada Tuhan selain Allah yang maha penyantun dan pemurah, Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mulah aku memohon sesuatu yg menyebabkan rahmat-Mu, dan memantapkan hati untuk memperoleh ampunan-Mu, dan memperoleh perlindungan dari segala dosa.

Dan aku memohon pula untuk memperoleh keuntungan dari segala kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah engkau biarkan dosa (yang ada pada diriku), melainkan Engkau ampuni. Dan tidak ada suatu kesusahan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan, Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang.”

Selesai membaca doa, langsung sujud sambil membaca:

لاَاِلٰهَ اِلاَّاَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّلِمِيْنَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadh dhaalimiina.

“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.” Sebanyak-banyaknya