Shalat Istikharah Mohon Petunjuk Allah

Dalam menjalani hidup, terkadang kita dihadapkan pada pilihan sulit. Misalkan mengenai jodoh, pekerjaan, sekolah, dan lain sebagainya. Ketika menghadapi situasi ini, lakukanlah shalat istikharah mohon petunjuk Allah.

Doa istikharah adalah doa yang sangat sederhana untuk mencari bimbingan dan petunjuk Allah. Seseorang melakukan salat dua rakaat kapan saja yang disukai, setelah itu seseorang mengucapkan doa istikharah. Seperti halnya doa lain, dianjurkan bahwa dalam berdoa harus menghadapi kiblat. Dianjurkan untuk membuka doa istikharah, dengan pujian kepada Allah dan mengirim berkat pada Nabi Muhammad dan menutupnya dengan cara ini juga.

Doa Shalat Istikharah

اَلّٰلهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكُ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَ تِكَ وَ اَسْاَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ا لْعَظيْمِ فَاِ نَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ اَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبْ الّٰلهُمّ اِنْ كُنْتَ تَعلَمُ اَنَّ هٰذَ اا لْاَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِ يْنِيْ وَمَعَا شِي وَعَا قِبَتِ وَعَاجِلِهٖ وَاٰجِلِهِ فَقْدِرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَرِكْ لِي فِيهِ وَ اِنْ كُنْتَ تَعلَمُ اَنَّ هٰذَاالْاَ مْرَ شَرٌّ لِي فِي دِ يْنِي وَمَعَا شِي وَعَا قِبَتِ اَمْرِى وَعَاجِلِهٖ وَاٰجِلِهٖ فَصْرِ فْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِى عَنْهُ وَاقْدِرْلِىَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَا نَ ثُمَّ رَضِّنِي بِهِ

Allaahumma innii astakhiiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as-aluka min fadhlikal ‘adhiimi. Fainnaka taqdiru walaa aqdiru wata’lamu walaa a’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuub. Allaahumma inkunta ta’lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wama’aa syii wa’aaqibati wa’aajilihii wa aajilihi faqdirhu lii wa yassirhulii. Tsumma bariklii fiihi wa inkunta ta’lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii. Wama’aasyii wa’aaqibatil amrii wa’aajilihii wa aajilihii fashrifhu ‘annii washrifnii ‘anhu waqdir liyal khaira haitsu kaana tsumma radh dhinii bihi.

Arti Doa Shalat Istikharah

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau memilih (yang baik untukku) dengan ilmu Engkau. Aku memohon kepada Engkau untuk menentukannya dengan kekuasaan Engkau. Dan aku memohon kepada Engkau anugerah Engkau yang agung. Karena sesungguhnya Engkau mampu memberi ketentuan sedangkan aku tidak, Engkau dapat mengetahinya sedangkan aku tidak.Engkaulah yang Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib.

Ya Allah, jika Engkau tahu bahwa perkara ini, yaitu perkara yang dimaksudkan baik, di dalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya, cepat atau lambat. Maka tetapkanlah perkara itu untukku, dan mudahkanlah hal itu bagiku, kemudian berilah aku keberkahan di dalamnya.

Dan jika Engkau tahu bahwa perkara ini jelek bagiku, di dalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya. Maka jauhkanlah perkara itu dariku dan jauhkanlah aku darinya, dan tetapkanlah itu dariku dan jauhkanlah aku dari sisinya. Serta tetapkanlah untukku kebaikan di manapun adanya, kemudian jadikanlah aku rela kepadanya.”

Mencari tanda dari hasil istikharah mohon petunjuk Allah

Seseorang harus menangguhkan penilaian atau kecenderungan seseorang sendiri tentang masalah tertentu. Dan menunggu Allah untuk menunjukkan satu tanda atau untuk membuat sesuatu terjadi dengan cara yang menunjukkan apa yang harus dilakukan. Ketika seseorang tidak jelas tentang hasil dari istikharah, fuqaha menyebutkan bahwa itu merekomendasikan untuk mengulanginya, hingga 7 kali jika perlu (biasanya dilakukan pada kesempatan terpisah).

Istikharah

Tidak perlu bahwa anda mendapatkan mimpi atau bahkan “perasaan.” Sebaliknya, istikharah adalah doa yang Allah membimbing anda menuju apa yang terbaik untuk anda. Jika anda melakukan doa stikharah dengan sopan santun yang tepat, yang paling penting adalah untuk benar-benar menyerahkan masalah ini kepada Allah. Serta menangguhkan kecenderungan anda sendiri, maka Allah akan membuat peristiwa terungkap ke arah yang terbaik untuk duniawi anda dan urusan dunia selanjutnya.

Istikharah memberikan jawaban terbaik, untuk kehidupan duniawi dan religius seseorang (bukan kehidupan duniawi semata). Ketika digabungkan dengan sunnah penting lainnya: istishara (mencari nasihat yang sehat) dari mereka yang layak untuk dikonsultasikan. Dan mengambil sarana yang sehat untuk menilai situasi yang dihadapi.

Imam al-Nawawi menyebutkan bahwa sebelum doa istikharah, seseorang harus mencari nasihat dari orang-orang memiliki yang pengetahuan dan kebijaksanaan. Ibn Hajar al-Haytami dan yang lain menyebutkan bahwa salah satu manfaat dari hal ini adalah untuk menjauhkan diri dari keinginan kecenderungan egois seseorang.