Soal: Beberapa antibiotik melakukan aksinya dengan menargetkan proses sintesis protein yang unik pada bakteri. Mereka memanfaatkan perbedaan antara mekanisme translasi prokariotik dan eukariotik untuk secara selektif menghambat sintesis protein pada bakteri tanpa mempengaruhi inang eukariotik. Ribosom adalah target spesifik dari beberapa antibiotik karena ada perbedaan yang signifikan dalam ukuran dan struktur antara ribosom eukariotik dan prokariotik: ribosom eukariotik terdiri dari subunit 60S dan subunit 40S, sedangkan ribosom prokariotik terdiri dari subunit 30S dan 40S. Tetrasiklin adalah antibiotik umum yang bekerja pada tingkat sintesis protein pada bakteri. Manakah dari berikut ini memberikan penjelasan terbaik untuk efektivitas Tetrasiklin sebagai antibiotik dalam sel eukariotik?

Soal: Beberapa antibiotik melakukan aksinya dengan menargetkan proses sintesis protein yang unik pada bakteri. Mereka memanfaatkan perbedaan antara mekanisme translasi prokariotik dan eukariotik untuk secara selektif menghambat sintesis protein pada bakteri tanpa mempengaruhi inang eukariotik. Ribosom adalah target spesifik dari beberapa antibiotik karena ada perbedaan yang signifikan dalam ukuran dan struktur antara ribosom eukariotik dan prokariotik: ribosom eukariotik terdiri dari subunit 60S dan subunit 40S, sedangkan ribosom prokariotik terdiri dari subunit 30S dan 40S. Tetrasiklin adalah antibiotik umum yang bekerja pada tingkat sintesis protein pada bakteri. Manakah dari berikut ini memberikan penjelasan terbaik untuk efektivitas Tetrasiklin sebagai antibiotik dalam sel eukariotik?

Tetrasiklin adalah antibiotik yang digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri.

Ketika dimasukkan ke dalam sel eukariotik, mereka bekerja dengan menghentikan terjemahan mRNA yang mengkode protein dan dengan demikian menghambat fungsi normal bakteri.

Tetrasiklin berinteraksi dengan ribosom yang merupakan tempat sintesis protein. Mereka mempengaruhi baik ribosom 60S dan 40S.

Jadi, pilihan yang benar adalah ‘Tetrasiklin dapat berinteraksi dengan setiap ribosom untuk menghentikan terjemahan mRNA menjadi protein fungsional.’

Soal: Beberapa antibiotik melakukan aksinya dengan menargetkan proses sintesis protein yang unik pada bakteri. Mereka memanfaatkan perbedaan antara mekanisme translasi prokariotik dan eukariotik untuk secara selektif menghambat sintesis protein pada bakteri tanpa mempengaruhi inang eukariotik. Ribosom adalah target spesifik dari beberapa antibiotik karena ada perbedaan yang signifikan dalam ukuran dan struktur antara ribosom eukariotik dan prokariotik: ribosom eukariotik terdiri dari subunit 60S dan subunit 40S, sedangkan ribosom prokariotik terdiri dari subunit 30S dan 40S. Tetrasiklin adalah antibiotik umum yang bekerja pada tingkat sintesis protein pada bakteri. Manakah dari berikut ini memberikan penjelasan terbaik untuk efektivitas Tetrasiklin sebagai antibiotik dalam sel eukariotik?

A» Tetrasiklin dapat berinteraksi dengan setiap ribosom untuk menghentikan translasi mRNA menjadi protein fungsional.

B» Tetrasiklin berikatan dengan subunit 30S ribosom prokariotik dan menghambat pengikatan tRNA, yang berfungsi menghambat translasi pada sel bakteri.

C» Tetrasiklin berikatan dengan subunit 60S ribosom prokariotik dan menghambat pengikatan tRNA, yang berfungsi menghambat translasi pada sel bakteri.

D» Tetrasiklin berikatan dengan subunit 40S ribosom prokariotik dan menghambat pengikatan tRNA, yang berfungsi menghambat translasi pada sel bakteri.