Shalat

Syarat shalat jama’ taqdim, cara mengerjakannya dan niat jama’ taqdim

Shalat jama’ taqdim merupakan 2 shalat yang digabung menjadi satu, dilakukan dengan berbagai alasan. Shalat yang digabung tersebut ialah shalat maghrib dengan isya, serta dhuhur dengan ashar.

Syarat-syarat jama’ taqdim yaitu:

  1. Harus tertib, artinya mendahulukan shalat yang mempunyai waktu pertama. Seperti shalat dhuhur harus didahulukan daripada shalat ashar, dan shalat maghrib harus didahulukan daripada shalat isya.
  2. Harus berniat jama’ di dalam waktu mengerjakan shalat yang pertama, yakni dhuhur atau maghrib.
  3. Harus berurutan antara shalat yang di jama’ itu. Jadi antara kedua shalat itu tidak boleh digunakan mengerjakan shalat 2 rakaat. Jadi tidak boleh diselingi oleh shalat sunat yang lain.
  4. Tetap dalam bepergian sampai mengerjakan takbiratul ihram dalam shalat yang kedua.

Cara dan niat mengerjakan shalat jama’ taqdim

Apabila shalat ashar akan di jama dengan shalat dhhur, maka sesudah masuk waktu dhuhur, yang dikerjakan harus shalat dhuhur dulu, baru kemudian shalat ashar. Adapun niatnya ialah:

اُصَلِّ فَرْضَ الظُّهْرِ لِلّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اَكْبَرُ

Ushalli fardhad dhuhri lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat dhuhur karena Allah Ta’aalaa, Allaahu akbar.”

اُصَلِّ فَرْضَ الْعَصْرِلِلّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اَكْبَرُ

Ushalli fardhal ‘asri lillaahi ta’aalaa, Alllahu akbar.

“Saya niat shalat ashar karena Allah Ta’aalaa, Allaahu akbar.”

Jadi tidak diniatkan berniat sendiri-sendiri, seperti mengginakan lafadh “majmuu’an ma’al ashri” atau lafadh-lafadh lainnya. bahkan yang penting di dalam shalat dhuhur hatinya berniat bahwa shalat asharnya akan di jama’ di waktu dhuhur. Demikian pula cara mengerjakan shalt isya yang dijama’ di waktu shalat maghrib.

Related Posts

Tata Cara Shalat jama Ta’khir, Syarat serta niat Jama Ta’khir

Yang dimaksud jama ta’khir ialah mengumpulkan shalat-shalat dhuhur dengan shalat ashar yang dikerjakan di waktu ashar. Atau shalat maghrib dikerjakan di waktu isya dengan niat jama. Adapun syarat…

Shalat Witir (Pengertian, Hukum, Waktu, Niat, Tata Cara dan Doa Shalat Witir)

Pengertian shalat witir adalah shalat yang dikerjakan pada malam hari yang rakaatnya ganjil. Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata witir, yaitu ganjil. Jumlah rakaatnya boleh…

Shalat Taubat Nasuha, Tata Cara, Waktu dan Doanya

Yang dimaksud Shalat taubat adalah shalat yang dikerjakan sebagai cara taubat setelah melakukan dosa atau merasa telah berbuat dosa. Shalat taubat merupakan ungkapan penyesalan seseorang atas segala perbuatan…

Shalat Tarawih (Pengertian, Waktu, Niat, Doa dan Cara Melaksanakannya)

Pengertian shalat tarawih Shalat tarawih adalah shalat yang dikerjakan pada setiap malam bulan ramadhan. Shalat ini biasa disebut qiyaamu ramadhan, hukumnya adalah sunat mu’akkad, baik dikerjakan sendiri-sendiri maupun…

Keutamaan dan Cara Mengerjakan Shalat Tahajud

Shalat tahajud adalah salat yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar. Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam makna tahajud yaitu bangun dari…

Niat Doa Bacaan Cara Shalat Hajat Mustajab Lengkap Arab Latin

Shalat hajat ialah salat sunah yang dilakukan agar hajat (keinginan atau kebutuhan) kita dikabulkan oleh Allah. Keinginan atau hajat disini maksudnya adalah hajat yang dibenarkan oleh syariat islam,…