Doa setelah mendengar adzan lengkap Arab, latin dan artinya

Adzan merupakan panggilan bagi umat Islam untuk memberitahu masuknya salat fardu. Dikumandangkan oleh seorang muadzin setiap salat lima waktu. Abu Daud mengisahkan bahwa Abdullah bin Zai berkata sebagai berikut: “Ketika cara memanggil kaum muslimin untuk salat dimusyawarahkan, suatu malam dalam tidurku aku bermimpi. Aku melihat ada seseorang sedang menenteng sebuah lonceng. Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya, “apakah ia bermaksud akan menjual lonceng itu? Jika memang begitu, aku memintanya untuk menjual kepadaku saja”. Orang tersebut justru bertanya,” Untuk apa?” Aku menjawabnya, “Bahwa dengan membunyikan lonceng itu, kami dapat memanggil…

Read More

Hukum Azan dan Iqamah Kepada Bayi Yang Baru Lahir Menurut Islam

Setiap bayi yang baru lahir ke dunia, sunat untuk dikumandangkan azan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya. Hal ini dimaksudkan agar yang pertama kali didengar oleh bayi tersebut adalah kalimat-kalimat kebesaran Allah. Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud, Sunan Turmudzi melalui Abu Rafi’ (pelayan Rasulullah) yang menceritakan, “Aku melihat Rasulullah saw melakukan azan di telinga Al Hasan ibnu Ali ketika baru dilahirkan oleh Fathimah, yaitu seperti azan untuk shalat.” Menurut Imam Turmudzi hadi tersebut adalah hasan sahih. Diriwayatkan di dalm kitab Ibnu Sinni melalui Al Husain ibnu…

Read More

dalil dan hadist tentang berdoa diantara azan dan iqamah dan doa setelah azan dan iqamah

Dibawah ini adalah beberapa dalil atau hadist tentang keutamaan berdoa atau melakukan doa sesudah mendengar suara azan. Diriwayatkan sebuah hadist melalui Anas r.a. yang menceritakan hadist berikut, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan ditolak doa antara azan dan iqamah.” Imam Turmudzi mengatakan bahwa predikat hadist ini hasan shahih. Di dalam riwayatnya pada Kitabud Da’awat, bagian dari kitab Jami’-nya, ia menambahkan: Mereka para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang harus kami ucapkan?” beliau menjawab, “Mintalah kalian kepada Allah kebaikan di dunia dan di akhirat.” Diriwayatkan sebuah hadist melalui Abdullah ibnu Amr…

Read More

Orang yang sedang shalat tidak boleh menjawab azan dan iqamah

Apabila seseorang mendengar suara azan dan iqamah ketika ia shalat, ia tidak boleh menjawabnya. Tetapi apabila ia telah melakukan salam atau setelah selesai mengerjakan shalat, ia boleh menjawabnya. Seandainya ia menjawabnya ketika shalat, hukumnya makruh, tetapi shalatnya tidak batal. Demikian pula halnya ketika seseorang mendengarnya sedang berada di toilet (WC), ia tidak boleh menjawabnya saat itu, tetapi boleh menjawabnya bila telah keluar dari toilet (WC) tersebut. Lain halnya bila seseorang sedang membaca Al Qur’an, sedang bertasbih, sedang membaca hadist atau ilmu lainnya, atau hal lain. Ia boleh memutuskan semua itu…

Read More

Bagaimanakah Cara Menjawab Adzan dan Iqamah

Saat kita mendengar suara adzan dan iqamah, maka hendaknya kita menjawabnya. Hal ini sesuai dengan dalil hadits berikut ini: Diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sinni, melalui Mu’awiyah yang telah menceritakan: كَانَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَاسَمِعَ الْمُؤَذِّنَ يَقُوْلُ: حَىَّ عَلَى الْفَلاَحِ, قَالَ: اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَامُفْلِحِيْنَ Kaana rasuulullaahi shallallaahu ‘alaihi wasallama idza sami’al muadz dzina yaquulu: hayya ‘alal falaahi, qaala: Allaahummaj ‘alnaa muflihiina. Adalah Rasulullah saw apabila mendengar suara muazin mengucapkan, “Hayya ‘alal falaah,” maka beliau mengucapkan doa berikut, “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang beruntung.” Diriwayatkan dalam kitab Sunan Abu…

Read More