Bacaan atau Lafaz Iqamah dan doa iqamah

mengacu pada panggilan kedua untuk salat, diberikan segera sebelum salat dimulai. Secara umum, iqamat diberikan lebih cepat dan dengan cara yang lebih monoton, dibandingkan dengan azan, karena ditujukan untuk mereka yang sudah di masjid bukan pengingat bagi mereka di luar untuk pergi ke masjid. Berbeda dari panggilan pertama untuk mendirikan salat (azan), masing-masing lafal iqamat hanya dikumandangkan sekali saja (kecuali lafal qad qamatis-salaah). iqamah hukumnya sunah mu’akkad bagi shalat fardhu, baik dikerjakan berjamaah maupun sendirian. Disunahkan juga dengan suara yang keras kecuali di mesjid yang sudah dilakukan (sedang dilakukan) shalat…

Read More

Hukum Azan dan Iqamah Kepada Bayi Yang Baru Lahir Menurut Islam

Setiap bayi yang baru lahir ke dunia, sunat untuk dikumandangkan azan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya. Hal ini dimaksudkan agar yang pertama kali didengar oleh bayi tersebut adalah kalimat-kalimat kebesaran Allah. Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud, Sunan Turmudzi melalui Abu Rafi’ (pelayan Rasulullah) yang menceritakan, “Aku melihat Rasulullah saw melakukan azan di telinga Al Hasan ibnu Ali ketika baru dilahirkan oleh Fathimah, yaitu seperti azan untuk shalat.” Menurut Imam Turmudzi hadi tersebut adalah hasan sahih. Diriwayatkan di dalm kitab Ibnu Sinni melalui Al Husain ibnu…

Read More

Keutamaan Doa Antara Adzan dan Iqamah

Berdoa itu sangat dianjurkan oleh syariat islam, karena hal ini menunjukkan kerendahan hamba di depan Allah, dan ketidak kuasaan kita kecuali dengan pertolongan Allah. Ketika kita berdoa ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Selain kesucian diri kita (baik itu pakaian, ataupun tempat), juga waktu –waktu ijabah doa. Salah satu waktu yang bagus untuk berdoa adalah ketika iqamah. Imam Syafi’i di dalam kitab Al Umm meriwayatkan sebuah hadist mursal berikut sanadnya, bahwa Rasulullah saw pernah bersabda: Carilah oleh kalian doa yang diperkenankan, yaitu ketika pasukan bertemu (dengan musuhnya), ketika iqamah shalat…

Read More

dalil dan hadist tentang berdoa diantara azan dan iqamah dan doa setelah azan dan iqamah

Dibawah ini adalah beberapa dalil atau hadist tentang keutamaan berdoa atau melakukan doa sesudah mendengar suara azan. Diriwayatkan sebuah hadist melalui Anas r.a. yang menceritakan hadist berikut, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan ditolak doa antara azan dan iqamah.” Imam Turmudzi mengatakan bahwa predikat hadist ini hasan shahih. Di dalam riwayatnya pada Kitabud Da’awat, bagian dari kitab Jami’-nya, ia menambahkan: Mereka para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang harus kami ucapkan?” beliau menjawab, “Mintalah kalian kepada Allah kebaikan di dunia dan di akhirat.” Diriwayatkan sebuah hadist melalui Abdullah ibnu Amr…

Read More

Orang yang sedang shalat tidak boleh menjawab azan dan iqamah

Apabila seseorang mendengar suara azan dan iqamah ketika ia shalat, ia tidak boleh menjawabnya. Tetapi apabila ia telah melakukan salam atau setelah selesai mengerjakan shalat, ia boleh menjawabnya. Seandainya ia menjawabnya ketika shalat, hukumnya makruh, tetapi shalatnya tidak batal. Demikian pula halnya ketika seseorang mendengarnya sedang berada di toilet (WC), ia tidak boleh menjawabnya saat itu, tetapi boleh menjawabnya bila telah keluar dari toilet (WC) tersebut. Lain halnya bila seseorang sedang membaca Al Qur’an, sedang bertasbih, sedang membaca hadist atau ilmu lainnya, atau hal lain. Ia boleh memutuskan semua itu…

Read More