Inilah Doa Rasulullah Saat Pulang Perang

Pada zaman dahulu atau zaman Rasulullah saw, sering sekali terjadi peperangan. Rasulullah saw mencontohkan kepada umatnya, bila beliau pulang dari medan peperangan selalu mengucapkan doa. Diriwayatkan di dalam kitab Ibnu Sinni melalui Siti Aisyah r.a. yang menceritakan, “Rasulullah saw berada dalam suatu peperangan. Ketika beliau kembali, beliau disambut oleh Siti Aisyah r.a., lalu Siti Aisyah memegang tangannya dan mengucapkan doa: اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِى نَصَرَكَ وَاَعَزَّكَ وَاَكْرَمَكَ Alhamdu lillaahil ladzii nasharaka wa a’azzaka wa akramaka. “Segala puji bagi Allah yang telah menolongmu dan memenangkanmu serta memuliakanmu.”

Read More

Doa Rasulullah saw Ketika Menang Dalam Pertempuran

Perang adalah sebuah aksi fisik dan non fisik (dalam arti sempit, adalah kondisi permusuhan dengan menggunakan kekerasan) antara dua atau lebih kelompok manusia untuk melakukan dominasi di wilayah yang dipertentangkan. Perang secara purba di maknai sebagai pertikaian bersenjata. Di era modern, perang lebih mengarah pada superioritas teknologi dan industri. Hal ini tercermin dari doktrin angkatan perangnya seperti “Barang siapa menguasai ketinggian maka menguasai dunia”. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan atas ketinggian harus dicapai oleh teknologi. Namun kata perang tidak lagi berperan sebagai kata kerja, namun sudah bergeser pada kata sifat.…

Read More

Kebahagiaan Orang Yang Mati Syahid

Sunah menampakkan kesabaran, kekuatan, dan kegembiraan kepada orang yang terluka di jalan Allah, mengabarkan keuntungan akibat lukanya, dan perihal yang akan dialaminya bila ia sampai mati syahid. Allah swt telah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 169-174: janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. mereka dalam Keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka…

Read More

Etika dan Peraturan Perang Dalam Islam

Larangan mengeraskan suara dalam berperang kecuali bila diperlukan Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud melalui Qais ibnu Ubad At Tabi’i yang menceritakan, “Para sahabat Rasulullah saw tidak menyukai suara (keras) dala peperangan.” Mengucapkan “Aku adalah si Anu” dengan maksud menggetarkan hati musuh Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim bahwa Rasulullah saw telah bersabda dalam perang Hunain, “Aku adalah nabi yang tidak pernah dusta, aku adalah anak Abdul Muththalib.” Diriwayatkan di dalam kitab Shahihain melalui Salamah ibnul Akwa: Bahwa Ali karamallaahu wajhah ketika berduel dengan Marhaba Al…

Read More

Doa Rasulullah Saat Perang Atau Jihad Fisabilillah

Setiap muslim yang berperang membela agama Allah (islam) diharuskan untuk berdoa terlebih dahulu. Adapun beberapa doa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw adalah seperti di bawah ini. لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللّٰهِ الْعَلِىِّ الْعَظِيْمِ, مَاشَاءَاللّٰهُ لاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللّٰهِ, اِعْتَصَمْنَابِاللّٰهِ, اِسْتَعَنَّابِاللّٰهِ, تَوَكَّلْنَاعَلَى اللّٰهِ Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiimi, maa syaa Allaahu laa quwwata illaa billaahi, i’tashamnaa billaahi, ista’annaa tawakkalnaa ‘alallaahi. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, apa yang dikehendaki-Nya tidak ada kekuatan selain dengan pertolongan-Nya. Kami berpegang kepada Allah, kami memohon pertolongan kepada…

Read More