Bacaan Niat Shalat Fardhu 5 Waktu dan Terjemahannya

Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan suatu tindakan yang ditujukan hanya kepada Allah. Secara bahasa, orang Arab menggunakan kata-kata niat dalam arti ‘sengaja’. Terkadang niat juga digunakan dalam pengertian sesuatu yang dimaksudkan atau disengajakan. Sedangkan secara istilah, tidak terdapat definisi khusus untuk niat. Maka dari itu, barangsiapa yang menetapkan suatu definisi khusus yang berbeda dengan makna niat secara bahasa, maka orang tersebut sebenarnya tidak memiliki alasan kuat yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu banyak ulama yang memberikan makna niat secara bahasa, semisal Nawawi, ia mengatakan niat adalah bermaksud untuk melakukan…

Read More

Bacaan Niat I’tikaf

I’tikaf menurut lughat artinya berdiam diri, yakni tetap diatas sesuatu. Sedangkan menurut syara’ ialah berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan setiap waktu, lebih diutamakan pada bulan ramadhan, khususnya pada hari kesepuluh yang terakhir, untuk mengharapkan datangnya/turunnya lailatul qadar. Cara beri’tikaf Berniat dulu, lafal niatnya adalah : نَوَيْتُالْاِعْتِكَافَ لِلّٰهِ تَعَالٰى Nawaitul I’tikaafa lilaahi ta’ala. (Saya niat I’tikaf karena iman dan mengharap akan Allah, karena Allah ta’ala) Berdiam diri di dalam masjid dengan memperbanyak dzikir, tafakur, membaca doa tasbih dan diutamakan memperbanyak membaca Al Quran. Menghindarkan diri dari…

Read More

Bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan dan Matahari Beserta Tata Caranya

Shalat kusufain adalah shalat dua gerhana, yakni shalat karena gerhana bulan dan matahari. Kalau gerhana bulan kita lakukan shalat khusuf, dan kalau gerhana matahari kita lakukan shalat kusuf. Kedua shalat ini hukumnya sunah muakkad. Waktu melakukan shalat gerhana matahari yaitu dari timbulnya gerhana itu sampai matahari kembali sebagaimana biasa, atau sampai terbenam. Sedang shalat gerhana bulan waktunya mulai dari terjadinya gerhana itu sampai terbit kembali, atau sampai bulan tampak utuh. Cara mengerjakan Shalat Gerhana Shalat dua rakaat seperti biasa, boleh dilakukan sendiri-sendiri, tetapi lebih utama dilakukan berjamaah. Shalat dua rakaat…

Read More

Shalat Sunah Mutlak (Tata Cara, Doa dan Hikmahnya)

Shalat sunah mutlak ialah shalat yang boleh dikerjakan pada waktu kapan saja, kecuali pada waktu yang dilarang untuk melakukan shalat, jumlah rakaatnya tidak terbatas. Shalat ini adalah shalat sunah yang tidak ada sebab, bukan karena masuk ke masjid, bukan shalat rawatib ataupun yang lainnya. Shalat ini semata-mata shalat sunah mutlak, kapan dan dimana saja dapat dikerjakan, asal jangan di waktu haram. Shalat sunah ini tidak terbatas, berapa saja yang sanggup kita laksanakan, dan tiap 2 rakaat satu salam. Waktu yang haram untuk melakukan shalat adalah : Ketika matahari sedang terbit.…

Read More

Keutamaan Shalat Awwabin, Hukum, Niat dan Tata Cara Mengerjakannya

Setelah mengerjakan shalat sunah ba’da maghrib, dianjurkan bagi siapa pun untuk mengerjakan shalat sunah 2 rakaat sampai 6 rakaat yang dinamakan shalat sunah awwabin. Secara bahasa “awwabin” berarti kembali kepada Allah dengan bertaubat dan beristighfar. Cara mengerjakannya yaitu dengan mengerjakan shalat 2 rakaat dengan niat shalat awwabin. Niat shalat sunah awwabin اُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ صَلاَةَالْاَوَّابِيْنَ سُنَّةًلِلّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اَكْبَرْ “Saya niat shalat dua rakaat sunah awwabin karena Allah ta’ala. Allahu akbar” Sesudah membaca surah al fatihah pada rakaat pertama bacalah surat al ikhlas enam kali, al falaq sekali dan an naas…

Read More