Doa Setelah Takbiratul Ihram

Setelah kita melakukan takbiratul ihram, baik itu untuk shalat fardhu maupun shalat sunat, hendaklah kita membaca doa di bawah ini. Sebuah hadist yang diceritakan oleh Siti Aisyah: كَانَ النَّبِىُّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَاافْتَتَحَ الصَّلاَةَقَالَ: سُبْحَانَكَ اَللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ, وَتَبَارَكَ اسْمُكَ,وَتَعَالٰى جَدُّكَ, وَلاَاِلٰهَ غَيْرُكَ Kaanan nabiiyu shallallaahu ‘alaihi wasallama idzap tatahash shalaata qaala: Subhaanakallaahumma wabihamdika, watabarakasmuka, wata’aalaa jadduka, walaa ilaaha ghairuka. Nabi saw apabila membuka shalatnya mengucapkan doa berikut, “Maha Suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji kepada-Mu, Maha Agung asma-Mu, Maha Tinggi keagungan-Mu, dan tiada Tuhan selain Engkau” Hadist di…

Read More

Pengertian dan lafaz Takbiratul ihram

Shalat tidak sah kecuali dengan takbiratul ihram, baik shalat fardhu maupun shalat sunah. Takbiratul ihram menurut Imam Syafii dan kebanyakan ulama merupakan bagian dari shalat, yaitu salah satu rukunnya. Sedangkan menurut Imam Abu Hanifah takbiratul ihram merupakan syarat, bukan bagia dari shalat. Lafaz takbir ialah Allaahu Akbar atau Allaahul Akbar. Kedua lafaz tersebut boleh menurut Imam Syafii dan Ima Abu Hanifah serta yang lainnya, sedangkan menurut Ima Malik lafaz yang kedua tidak boleh. Sebagai tindakan berhati-hati, sebaiknya seseorang memakai lafaz yang pertama untuk menghindari perselisihan. Tidak boleh bertakbir selain kedua…

Read More