Kalimat takziah

Mengenai kalimat takziah, tidak ada larangan dengan kalimat apa pun. Tetapi disunatkan takziah seorang muslim kepada muslim lainnya mengucapkan: اَعْظَمَ اللّٰهُ اَجْرَكَ وَاَحْسَنَ غَزَاءَكَ وَغَفَرَلِمَيِّتِكَ A’dhamallaahu ajraka wa ahsana ghazaa-aka wa ghafara limayyitika. (Semoga Allah memperbesar pahalamu, memperbaiki keadaanmu, dan mengampuni dosa mayatmu) Mengucapkan takziah kepada orang muslim karena kematian orang kafir ialah, “Semoga Allah memperbesar pahalamu dan memperbaiki keadaanmu.” Ucapan takziah kepada orang kafir yang ditinggal mati oleh orang muslim ialah, “Semoga Allah memperbaiki keadaanmu dan mengampuni mayatmu.” Sedangkan ucapan takziah orang kafir kepada orang kafir lainnya ialah, “Semoga…

Read More

Larangan untuk menangis yang berlebihan ketika ada yang meninggal dunia

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari melalui Anas r.a. yang menceritakan: Rasulullah saw masuk menemui putranya, Ibrahim r.a. yang sedang menjelang ajalnya, maka kedua mata Rasulullah saw mencucurkan air mata. Abdur Rahman ibnu Auf bertanya, “Engkau lakukan itu, wahai Rasulullah?” beliau saw menjawab, “Hai ibnu Auf, sesungguhnya air mata ini merupakan rahmat.” Kemudian Abdur Rahman ibnu Auf mengajukan pertanyaannya lagi. Beliau bersabda, “Sesungguhnya mata ini menangis dan hati ini bersedih, tetapi kami tidak mengatakan kecuali yang diridhai oleh Rabb kami. Sesungguhnya kami dengan berpisah darimu, hai Ibrahim benar-benar merasa sedih.”…

Read More

Larangan untuk berbuat nihayah dan sedih yang berlebihan ketika ditinggal mati

Diriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Daud melalui sahabat Abu Sa’id Al Khudri r.a. yang menceritakan, “Rasulullah saw melaknat wanita yang ber-nihayah dan wanita yang mendengarkannya.” Nihayah ialah mengeraskan suara dengan menyebutkan nudb. An-nudb ialah penyesalan si pelaku atas kepergian si mayat dan menyebut-nyebut kebaikannya dengan suara keras. Menurut pendapat lain, yang dimaksud dengan nudb ialah menangisi mayat dengan menyebut-nyebut kebaikannya. Sebagian ulama mengatakan haram menangis dengan suara keras secara berlebihan. Menagisi mayat tanpa nudb dan nihayah hukumnya sama sekali tidak haram. Sehubungan dengan hal ini, ada riwayat sebuah hadis…

Read More

Mengapa islam melarang nihayah

Seluruh ulama sepakat mengharamkan nihayah dan menyerukan seruan jahiliah, serta mengucapkan kata-kata wail (celaka) dan penyesalan ketika tertimpa musibah. Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim melalui sahabat Abdullah ibnu Mas’ud r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Bukankah termasuk golongan kami orang yang menampari pipinya, merobek-robek kerah bajunya, dan menyerukan seruan jahiliah.” Menurut riwayat Imam Muslim disebutkan, “Atau berdoa atau merobek-robek (bajunya),” dengan memakai kata ‘atau’. Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim melalui sahabat Abu Musa Al Asy’ari r.a. bahwa Rasulullah saw berlepas…

Read More

Doa bila mendapat berita kematian teman

Kematian akan datang kepada setiap umat manusia, baik muslim maupun non muslim. Ada yang meninggal dalam usia muda, usia tua, masih bayi, dan lain-lain. Penyebab matinya pun bermacam-macam, ada yang sakit terlebih dahulu, mendadak (serangan jantung), dan lain sebagainya. Diriwayatkan di dalam kitab Ibnu Sinni melalui sahabat Ibnu Abbas r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Kematian merupakan musibah yang menyedihkan, apabila sampai kepada seseorang dari kalian berita kematian saudaranya, hendaklah ia mengucapkan: اِنَّالِلّٰهِ وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ وَاِنَّااِلَى رَبِّنَالَمُنْقَلِبُوْنَ اَللّٰهُمَّ اكْتُبْهُ عِنْدَكَ فِى الْمُحْسِنِيْنَ وَاجْعَلْ كِتَابَهُ فِى عِلِّيِّيْنَ وَاَخْلُفْهُ فِى…

Read More