Amalan Dan Dzikir Pada Hari Tasyriq Di Mina

Amalan Dan Dzikir Pada Hari Tasyriq Di Mina

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Nubaisyatal Khair Al Hudzaili r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Hari-hari tasyriq merupakan hari-hari makan dan minum serta berzikir kepada Allah swt.”

Disunatkan memperbanyak zikir, terutama membaca Al Qur’an. Disunatkan pula berdiri di dekat Jumratul Ula ketika melemparnya seraya menghadap ke arah kiblat dengan memuji Allah swt, bertakbir, bertahlil, dan bertasbih serta berdoa dengan sepenuh hati dan khusyuk seluruh anggota badan.

Setelah itu berdiam selama membaca surat Al Baqarah, dan melakukan hal yang sama pada Jumratuts Tsaniyah. Tetapi pada jumrah yang ketiga tidak boleh berdiam (wuquf), jumrah yang ketiga itu adalah jumratul ‘aqabah.

Apabila ia telah berangkat dari Mina, berarti hajinya telah selesai, tidak ada lagi zikir yang berkaitan dengan haji; tetapi ia menjadi orang musafir, maka disunatkan baginya membaca takbir, tahlil, tahmid, tamjid dan sebagainya berupa zikir-zikir yang disunatkan bagi seorang musafir.

Mina

Apabila ia telah memasuki kota Makkah dan bermaksud melakukan umrah, maka dalam umrahnya itu ia dianjurkan membaca zikir-zikir yang telah ia ucapkan dalam hajinya menyangkut hal-hal yang bersamaan antara haji dan umrah, yaitu ihram, thawaf, sa’i, menyembelih kurban, dan mencukur rambut.

Demikianlah penjelasan dari kami, semoga uraian singkat di atas dapat bermanfaat bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat, amiin.