Apa itu Globalisasi Ekonomi?

Apa itu Globalisasi Ekonomi?

Salah satu aspek populer dari globalisasi adalah perdagangan ekonomi, di mana barang dan jasa dipertukarkan antar negara.

Globalisasiekonomiadalah fenomena di seluruh dunia di mana situasi ekonomi negara dapat sangat bergantung pada negara lain.Banyak negara sekutu akan saling memasok sumber daya yang tidak dimiliki negara lain.Sumber daya ini dapat mencakup produk impor, teknologi, dan bahkan tenaga manusia.Banyak orang telah mengamati bahwa fenomena ini dapat mengarah pada “pemerintahan satu dunia”, yang terdiri dari pemerintahan terpusat untuk semua negara.

Globalisasi ekonomi memiliki kelebihan dan kekurangan.

Salah satu aktivitas populer di bawah globalisasi adalahperdagangan internasional, di mana produk dan jasa dipertukarkan antar atau antar negara.Banyak negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah mengandalkan sistem perdagangan ini untuk memasarkan produk lokal mereka yang unik dan, pada gilirannya, meningkatkan keadaan ekonomi mereka.Perdagangan internasional telah dilakukan selama berabad-abad, terbukti dengan adanya Jalur Sutra yang menghubungkan Asia dan Eropa untuk tujuan perdagangan.Salah satu contoh cararn dari jenis perdagangan ini adalah industri mainan, di mana banyak mainan yang dijual di Amerika memiliki tulisan “Made in China” yang diembos di permukaannya.

Globalisasi ekonomi berarti situasi ekonomi suatu negara dapat sangat bergantung pada negara lain.

Globalisasi ekonomi mungkin melibatkan aspek keuangan dan ekonomi suatu negara terutama, tetapi sifatnya yang saling tergantung dapat mempengaruhi sistem pembuatan undang-undang dan identitas budaya suatu negara.Kebijakan perdagangan dan perjanjian pajak dibuat antar negara untuk mengatur perdagangan dan melindungi salah satu negara dari ancaman terorisme.Perusahaan multinasional mengubah beberapa aspek budaya di banyak negara;restoran cepat saji, misalnya, telah mengubah kebiasaan makan negara-negara Asia yang menganggap nasi sebagai makanan pokok.Tren fashion dari negara-negara Eropa juga terbawa hingga ke belahan dunia yang berlawanan.

Tergantung pada perspektif seseorang, globalisasi ekonomi memiliki kelebihan dan kekurangan.Para pendukung menegaskan bahwa fenomena tersebut meningkatkan produktivitas suatu negara dengan peningkatan kesempatan kerja dan kemungkinan gaji yang lebih tinggi.Hal ini dapat menyebabkanpertumbuhan ekonomidan standar hidup yang lebih tinggi.Ketergantungan negara-negara satu sama lain juga telah menghasilkan peluang perdamaian internasional yang lebih baik.Ini juga telah membuka jalan bagi kesadaran dan pemahaman budaya, sebagian besar melalui bantuan teknologi.

Di sisi lain, beberapa orang percaya bahwa globalisasi memiliki lebih banyak kerugian daripada manfaat.Salah satu akibat negatifnya adalah sumber daya alam terkuras lebih cepat, karena permintaan bahan mentah meningkat di banyak negara.Kelemahan lain adalah pelanggaranhak asasi manusia, karena banyak negara dapat mengeksploitasi tenaga kerja manusia yang dialihdayakan dari negara berkembang.Yang lain mengatakan bahwa itu adalah metode bagi negara-negara yang lebih kuat untuk menjajah negara-negara yang kurang berkembang dengan mengambil kendali atas situasi ekonomi yang terakhir.Apakah globalisasi ekonomi berdampak positif atau merugikan, tidak ada yang meragukan pengaruh dan pengaruh fenomena tersebut terhadap perkembangan global saat ini.