Bacaan doa tahiyyat (tasyahud) awal

Di dalam kitab al Muwatha’ Imam Malik, kitab Sunan Abu Daud, dan lain-lain, diriwayatkan sebuah hadis dengan sanad yang shahih, melalui Abdur Rahman ibnu Abdul Qariy, bahwa ia pernah mendengar Khalifah Umar ibnul Khatthab radhiyallahu ‘anhu berada di atas mimbarnya sedang mengajarkan tasyahhud kepada orang-orang. Khalifah mengatakan:

قُوْلُوْا: اَلتَّحِيَّاتُ لِلّٰهِ اَلزَّاكِيَاتُ لِلّٰهِ, اَلطَّيِّبَاتُ الصَّلَوَاتُ لِلّٰهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ اَشْهَدُ اَنْ لاَاِ لٰهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

Quuluu: attahiyyaatu lillaahi azzaakiyaatu lillaahi, ath thayyibaatush shalawaatu lillaahi assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuhu, assalaamu ‘alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiina asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warasuuluhu.

Tasyahud

Katakanlah oleh kalian, “Segala kehormatan milik Allah, semua perkara yang suci milik Allah, semua perkara yang baik milik Allah, begitu pula semua shalawat milik Allah. Semoga keselamatan terlimpah kepadamu, wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”