Doa bangun tidur tulisan arab dan terjemahannya

Doa bangun tidur tulisan arab dan terjemahannya

Setelah terbangun dari tidur hendaknya kita semua berdoa kepada Allah. Hal ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad, serta sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah.

Diriwayatkan dari Siti Aisyah r.a. bahwa Nabi Muhammad saw pernah bersabda:

مَنْ مِنْ عَبْدٍيَقُوْلُ عِنْدَرَدِّاللّٰهِ تَعَالٰى رُوْحَهُ: لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُوَهُوَعَلٰى كُلِّ شَيْءٍقَدِيْرٌ, اِلاَّغَفَرَاللّٰهُ تَعَالٰى لَهُ ذُنُوْبَهُ وَلَوْكَانَتْ مِثْلَ زَبَدِالْبَحْرِ

Man min ‘abdin yaquulu ‘inda raddillaahi ta’aalaa ruuhahu: Laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai in qadiirun, illaa ghafarallaahu ta’aalaa lahu dzunuubahu walau kaanat mitsla zabadil bahri.

Tiada seorang hamba pun yang mengucapkan doa berikut ketika Allah swt mengembalikan ruh kepadanya, “Tiada ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Melainkan Allah swt mengampuni dosa-dosanya, sekalipun banyaknya seperti buih di laut.

bangun tidur

Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:

مَامِنْ رَجُلٍ يَنْتَبِهُ مِنْ نَوْمِهِ فَيَقُوْلُ: اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِىْ خَلَقَ النَّوْمَ وَالْيَقْظَةَ, اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِىْ بَعَثَنِىْ سَالِمًاسَوِيًّا, اَشْهَدُاَنَّ اللّٰهَ يُحْيِ الْمَوْتٰى وَهُوَعَلٰى كُلِّ شَيْءٍقَدِيْرٌ, اِلاَّقَالَ اللّٰهُ تَعَالٰى: صَدَقَ عَبْدِىْ

Maa min rajulin yantabihu min naumihi fayaquulu: Alhamdulillaahilladzii khalaqan nauma wal yaqdhata, Alhamdulillaahilladzii ba’atsanii saaliman sawiyyan, asyhadu annallaaha yuhyil mautaa wahuwa ‘alaa kulli syai in qadiirun, illaa qaalallaahu ta’aalaa: shadaqa ‘abdii.

Tiada seorang pun yang bangun dari tidurnya lalu mengucapkan, “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan tidur dan jaga. Segala puji bagi Allah yang telah membangunkan diriku dalam keadaan selamat dan sempurna. Aku bersaksi bahwa Allah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Melainkan Allah swt berfirman, “Benarlah hamba-Ku.”