Tata Cara Sholat Tahajud, Keutamaan, Niat dan Doa

Sholat tahajud adalah amalan sholat sunah yang bisa dikerjakan setiap muslim saat malam hari hingga menjelang masuk waktu fajar.

Sholat tahajud termasuk qiyamul lail. Waktu yang terbaik bagi umat Islam untuk mengerjakannya adalah sepertiga akhir pada malam hari. Sekitar pukul 01.00 hingga 04.00 WIB.

Ada banyak keutamaan sholat tahajud. Karena itulah, sholat tahajud dapat menjadi salah satu ibadah sunah yang bisa dikerjakan, terutama saat Ramadhan.

Kendati tergolong sebagai ibadah sunah, melalui tata cara dan niat yang sungguh-sungguh untuk mengharap ridho Allah SWT, maka sholat tahajud bakal memberikan pahala berlimpah.

Simak keutamaan beserta niat dan doa untuk melaksanakan ibadah sholat tahajud yang dirangkum Liputan6.com di halaman berikut:
Sholat tahajud diyakini sebagai ibadah yang istimewa. Sebab, dalam Alquran disebutkan bahwa siapa pun yang mengerjakannya akan disebut sebagai hamba-Nya yang terpuji di mata Allah.

Merujuk Q.S Al-Isra ayat 79, berikut keutamaan dari sholat tahajud.

Wa minal-laili fa tahajjad bihi nafilatal laka ‘asa ay yab’asaka rabbuka maqamam mahmuda.

Artinya:

“Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

Niat sholat tahajud

Membaca niat menjadi salah satu Tata Cara Sholat tahajud yang dianjurkan. Niat sholat tahajud wajib dilakukan untuk membedakan dengan sholat sunah malam lainnya.

Bacaan niat sholat tahajud juga harus diucapkan dengan baik dan benar. Dengan demikian, sholat tahajud yang dikerjakan menjadi sempurna dan diterima oleh Allah SWT.

Berikut doa niat sholat tahajud yang dapat diucapkan sebelum menjalankan ibadah sholat tahajud.

Usholli sunnatat-tahujjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alaa.

Artinya:

“Aku niat sholat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara sholat tahajud

Pada umumnya, panduan sholat tahajud seperti halnya dengan gerakan serta doa seperti sholat fardhu 5 waktu. Hal yang membedakan, yakni bacaan niat, doa setelah sholat tahajud, dan jumlah rakaat.

Terdapat berbagai dalil yang membahas mengenai jumlah rakaat pada sholat tahaujd. Tata cara untuk melakukan sholat tahajud yakni paling sedikit 2 rakaat hingga paling banyak yakni 12 rakaat.

Berikut merupakan tata Cara Sholat Tahajud yang perlu dipahami agar dapat dikerjakan dengan sempurna dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

  • Membaca Niat
  • Melakukan Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah
  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Membaca Surat Pendek
  • Rukuk dengan Tumakninah
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di Antara Dua Sujud
  • Sujud
  • Mengulang Gerakan Seperti Rakaat Pertama
  • Takhiyat Akhir
  • Salam

Doa sholat tahajud

Pedoman sholat tahajud yang terakhir adalah berzikir dan membaca doa setelah sholat.

Berizikir dan berdoa dengan sungguh-sungguh, yaitu salah satu cara untuk mendekatkan diri dan pasrah kepada Allah SWT. Berikut doanya:

Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun.

Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Arti dari Doa Sholat Tahajud:

“Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada).

Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”