4 kelebihan dan keistimewaan shalat istikharah

Setiap manusia pasti sering mengalami persoalan dan permasalahan di dalam hidupnya. Baik itu persoalan dalam keluarga, pekerjaan, kesehatan, dan lain sebagainya. Hal ini merupakan sebuah hal yang lumrah, dan seringkali menimpa semua orang.

Perbedaan antara umat muslim dengan non muslim ialah bahwa di dalam hati umat muslim ada keimanan, artinya mereka menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Allah, sehingga mereka sadar dan tidaka menjadi putus asa. Hal ini berbeda bla menimpa non muslim, mereka cenderung akan putus asa karena tidak memiliki keimanan, serta menganggap dan mementingkan dunia saja.

Persoalan dan permasalahan yang menimpa seseorang terkadang dalam hal menentukan pilihan, menentukan yang terbaik diantara berbagai pilihan yang ada serta kebingungan dan sulit mencari pemecahannya.

Dalam keadaan seperti ini hendaklah setiap orang yang mengalaminya melakukan shalat istikharah, karena shalat istikharah ini memiliki berbagai macam kelebihan dan keistimewaan.

Dengan shalat istikharah berarti menyerahkan hasil kepada Allah

Allah berfirman dalam surat At Taubah ayat 51, “Sekali kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah-lah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”

Dengan shalat istikharah kita akan benar-benar berharap dan menyerahkan hasil yang terbaik kepada Allah. Untuk itu, istikharah adalah mengharapkan hasil yang benar-benar sesuai dengan keridhoan Allah. Terkadang tanpa shalat dan menghadap Allah manusia memaksakan diri untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan dirinya. Padahal sesuatu yang kita inginkan belum tentu yang terbaik.

Tanpa menyerahkan dan bertawaqal kepada Allah, biasanya manusia akan benar-benar memaksakan diri meraih yang sesuai dengan dirinya. Tapi sebetulnya membutuhkan bimbingan Allah, dan keterbukaan diri untuk bisa memilih mana yang terbaik. Untuk itu istikharah sangat dibutuhkan bagi kita dalam memilih.

Dengan shalat istikharah berarti terhindar dosa besar musyrik

Seorang muslim ketika sedang bingung akan suatu masalah dan menentukan pilihan selalu meminta hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, bukan ke orang lain. Selain itu hal tersebut bisa membuat seorang muslim semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan Insya Allah akan selalu berada dalam lindungannya.

Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah, Ayat 186 berfirman, ”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepadaku, maka hendak lah memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, supaya mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dengan shalat istikharah akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman

Muslim dan muslimah percaya bahwa semua urusan hanya Allah Subhanahu wa ta’ala yang mengatur,  sehingga sudah sepantasnya kita kembali, meminta dan memohon hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas semua urusan (masalah) yg kita hadapi. Firman Allah SWT  yang berbunyi : ”Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangan Allah SWT …. ” (QS. Ali Imran, Ayat : 154)

Lalu didalam Hadits Riwayat Tirmidzi menjelaskan dari Sa’ad bin Abi Waqash Ra, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda berbunyi : ” Diantara sebab kebahagiaan anak cucu Adam ialah memperbanyak Istikharah (memohon petunjuk) kepada Allah, dan menerima apa yang sudah ditetapkan oleh Allah untuknya. Dan diantara sebab kesengsaraan seseorang anak cucu Adam ialah karena dia meninggalkan Istikharah kepada Allah, dan dia tidak suka dengan yang telah ditetapkan oleh Allah untuknya.”  (Hadits Riwayat Tirmidzi)

Shalat istikharah menutup kekurangan shalat wajib

Shalat Istikharah bisa menjadi penutup kekurangan amalan shalat wajib yang dikerjakan oleh setiap muslim. Hadits shahih dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda:  “Sesungguhnya amalan yang pertama kali akan dihisab (dihitung) pada manusia di hari kiamat kelak ialah Sholat. Allah Azza Wa Jalla berkata kepada Malaikat nya dan Dia lah yang lebih tahu, ”Lihatlah pada sholat hamba-Ku, apakah sholatnya sempurna ataukah tidak ?. Jika sholatnya sempurna maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun jika dalam sholatnya ada sedikit kekurangan, maka Allah berfirman : ” Lihatlah, apakah hamba-Ku mempunyai amalan sunnah. Jika hamba-Ku mempunyai amalan sunah, Allah SWT Berfirman ; ‘ Sempurnakan kekurangan yang ada di amalan wajib dengan amalan sunnahnya ‘. Lalu amalan lainnya akan diperlakukan seperti ini (Hadits Shahih Abu Daud, Ibnu Majah dan Akhmad) ”.

Related posts

Leave a Comment