Inilah Doa Mustajab Nabi Muhammad

Muhammad lahir di Mekkah, 570 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang dibawa nabi dan rasul sebelumnya.

Para ulama dan penulis sirah sepakat bahwa hari kelahiran Muhammad jatuh pada bulan Rabiul Awal. Muhammad lahir di Mekkah, kota bagian selatan Jazirah Arab, sekitar tahun 570, berdekatan dengan Tahun Gajah yang merupakan tahun kegagalan penyerangan Mekkah oleh pasukan bergajah di bawah pimpinan Abrahah. Pendapat paling mashyur merujuk tanggal 12 Rabiul Awal sebagai hari kelahiran Muhammad. Berdasarkan teks hadis, Muhammad menyebut hari Senin sebagai hari kelahirannya. Penulis sirah Sulaiman Al-Manshurfuri dan ahli astronomi Mahmud Basya dalam penelitiannya melacak hari Senin yang dimaksud bertepatan dengan tanggal 9 Rabiul Awal.

Muhammad berasal dari salah satu klan suku Quraisy yakni Bani Hasyim yang mewarisi silsilah terhormat di Mekkah, meskipun tak terpandang karena kekayaannya.[ Ayahnya, Abdullah meninggal saat Muhammad masih dalam kandungan, enam bulan sebelum kelahiran. Muhammad bayi dibawa tinggal bersama keluarga dusun di pedalaman, mengikuti tradisi perkotaan kala itu untuk memperkuat fisik dan menghindarkan anak dari penyakit perkotaan.

Nabi Muhammad

Ia diasuh dan disusui oleh Halimah binti Abi Dhuayb di kampung Bani Saad selama dua tahun. Setelah itu, Muhammad kecil dikembalikan untuk diasuh kepada budak Ummu Aiman. Pada usia ke-6, Muhammad kehilangan ibunya, Aminah karena sakit. Selama dua tahun berikutnya, kebutuhan Muhammad ditanggung dan dicukupi oleh kakeknya dari keluarga ayah, ‘Abd al-Muththalib. Ketika berusia delapan tahun, kakeknya meninggal dan Muhammad berikutnya diasuh oleh pamannya Abu Thalib yang tampil sebagai pemuka Bani Hasyim sepeninggal Abdul Muththalib.

Berikut ini adalah doa-doa yang sering dibaca oleh Nabi Muhammad, dan kita sebagai pengikutnya hendaknya selalu mencontoh apa yang beliau lakukan.

اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِوَعَذَابِ النَّارِوَمِنْ شَرِّ الْغِنٰى وَالْفَقْرِ

Allaahumma innii a’uudzubika min fitnatinnaari wa’adzaabinnaari wamin syarril ghinaa wal faqri

Wahai Tuhanku, bahwasanya aku berlindung dengan Engkau dari fitnah neraka, dari azab neraka, dari kejahatan kekayaan dan dari kejahatan kepapaan.

اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِىْ, وَمِنْ شَرِّبَصَرِىْ, وَمِنْ شَرِّلِسَانِىْ, وَمِنْ شَرِّقَلْبِىْ, وَمِنْ شَرِّمَنِيِّ اُمْنِيَّتِىْ

Allaahumma innii a’uudzubika min syarri sam’ii, wa min syarri basharii, wa min syarri lisaanii, wa min syarri qalbii, wa min syarri maniyyii umniyyati.

Tuhanku, bahwasanya aku berlindung dengan Engkau dari kejahatan pendengaranku dan dari kejahatan penglihatanku, dan dari kejahatan lidahku dan dari kejahatan hatiku, dan dari kejahatan cita-citaku.

Related posts

Leave a Comment