Doa memakai pakaian baru (Arab, Latin dan Artinya)

Setiap orang yang akan memulai suatu pekerjaan, hendaknya membaca Bismillaah terlebih dahulu. Karena lafadh ini mengandung banyak sekali manfaat dan keberkahan. Termasuk juga ketika akan memakai pakaian baru.

Nah, di bawah ini adalah doa yang baik untuk diucapkan ketika akan memakai pakaian baru. Diriwayatkan sebuah hadist melalui Abu Sa’id al Khudri r.a. yang menceritakan seperti berikut ini:

كَانَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَااسْتَجَدَّ ثَوْبًاسَمَّاهُ بِاسْمِهِ عِمَامَةً اَوْقَمِيْصًااَوْرِدَاءًثُمَّ يَقُوْلُ: اَللّٰهُمَّ لَكَ تالْحَمْدُاَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ, اَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَمَاصُنِعَ لَهُ, وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاصُنِعَ لَهُ

Kaana rasuulullaahi shallallaahu ‘alaihi wasallama idzas tajadda tsauban sammaahu bismihi ‘imaamatan au qamiishan au ridaa an tsumma yaquulu: Allaahumma lakal hamdu anta kasau taniihi, as a luka khairahu wa khaira maa suni’a lahu, wa a’uudzubika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lahu.

Rasulullah saw apabila memakai pakaian baru, terlebih dahulu menyebut nama-Nya, baik itu sorban, baju gamis ataukah kain selendang, kemudian mengucapkan doa berikut ini, “Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkaulah yang telah memberi pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan apa yang dibuatkan untuknya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan dari kejahatan apa yang dibuatkan untuknya.”

Diriwayatkan sebuah hadist di dalam kitab Sunan Turmudzi melalui Umar r.a. yang menceritakan:

سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: مَنْ لَبِسَ ثَوْبًاجَدِيْدًفَقَالَ: اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِىْ كَسَانِىْ مَااَوَارِىْ بِهِ عَوْرَتِىْ, وَاَتَجَمَّلُ بِهِ فِىْ حَيَاتِىْ, ثُمَّ عَمَدَاِلَى الثَّوْبِ الَّذِىْ اَخْلَقَ فَتَصَدَّ قَ بِهِ, كَانَ فِىْ خِفْظِ اللّٰهِ وَفِىْ كَنَفِ اللّٰهِ عَزَّ وَجَلَّ, وَفِىْ سَبِيْلِ اللّٰهِ حَيًّاوَمَيِّتًا

Sami’tu rasuulallaahu ‘alaihi wasallama yaquulu: tsauban jadiidan faqaala: Alhamdulillaahilladzii kasaanii maa awarii bihi ‘auratii, wa atajammalu bihi fii hayaatii, tsumma ‘amada ilats tsaubilladzii akhlaqa fatashadda qaa bihi, kaana fii khifdhillaahi wafii kanafillaahi ‘azza wa jalla, wafii sabiilillaahi hayyan wa mayyitan.

Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa memakai pakaian yang baru, lalu mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepadaku pakaian untuk menutupi auratku dan untuk menghiasi diri dalam hidupku,’ kemudian ia menuju ke tempat pakaian bekasnya, lalu menyedekahkannya, maka hidup dan matinya ia berada di dalam pemeliharaan Allah, berada di dalam naungan-Nya dan berada di jalan-Nya.”

Related posts

Leave a Comment