Doa bila digoda setan atau merasa takut terhadap setan

Allah swt berfirman dalam surat Fushillat ayat 36, “Jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Allah juga berfirman dalam Al Isra ayat 45, “Apabila kamu membaca Al Qur’an, niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup.”

Oleh karena itu, seseorang dianjurkan ber-ta’awwudz terlebih dahulu, kemudian baru membaca Al Qur’an yang mudah baginya.

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui sahabat Abu Darda r.a. yang menceritakan, “Rasulullah saw berdiri melakukan salatnya, kami mendengarnya mengucapkan:

اَعُوْذُبِاللّٰهِ مِنْكَ

A’uudzu billaahi minka. (Aku berlindung kepada Allah darimu.)

Kemudian beliau mengucapkan pula:

اَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللّٰهِ

Al’anka bila’nalillaahi. (Aku melaknatmu dengan laknat Allah.) sebanyak tiga kali.

Kemudian beliau mengulurkan tangannya seakan-akan hendak menangkap sesuatu. Ketika beliau selesai dari salatnya, kami bertanya, “Wahai Rasulullah, kami mendengarmu dalam salat mengucapkan suatu kalimat, kami belum pernah mendengar engkau mengucapkan kalimat itu. Dan kami pula melihat engkau mengulurkan tanganmu.”

Beliau menjawab, “Sesungguhnya musuh Allah, Iblis, datang dengan membawa obor dari api untuk ia letakkan di mukaku, maka aku katakan, ‘Aku berlindung kepada Allah darimu’ sebanyak tiga kali. Kemudian aku katakan pula, ‘Aku laknat engkau dengan laknat Allah yang sempurna.’ Maka Iblis  mundur 3 kali (3 langkah), maka aku bermaksud untuk menangkapnya. Demi Allah, seandaiyna tidak ada doa saudaraku Sulaiman a.a., niscaya pada pagi harinya ia benar-benar dalam keadaan terikat, dapat dijadikan mainan oleh anak-anak penduduk Madinah.

Orang yang bersangkutan dianjurkan pula melakukan azan seperti adzan salat. Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Suhail ibnu Abu Shaleh yang telah menceritakan:

Ayahku menyuruhku ke kampung Bani Haritsah ditemani seorang pelayan lelaki kami atau seorang teman kami. Tiba-tiba ada suara yang menyeru namanya dari arah kebun kurma, lalu orang yang menemaniku itu memeriksa kebun. Ternyata ia tidak melihat sesuatu pun. Lalu aku ceritakan hal tersebut kepada ayahku, maka ia berkata, “Seandainya aku mengetahui bahwa kamu akan menjumpai hal seperti itu, niscaya aku tidak akan mengirimmu. Tetapi bila kamu mendengar suatu suara (yang memanggilmu), maka serukanlah azan salat, karena sesungguhnya aku pernahm mendengar Abu Hurairah r.a. menceritakan suatu hadis dari Rasulullah saw, bahwa sesungguhnya setan apabila diserukan azan salat, maka ia lari.”

Related posts

Leave a Comment