Dzikir apabila mempunyai hutang dan dzikir yang pahalanya sangat besar

Utang adalah sesuatu yang dipinjam. Seseorang atau badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan utang disebut kreditur.Sebagai umat islam, saat kita mempunyai hutang harus segera membayar. Bila kesulitan dalam membayar, berdoalah kepada Allah.

Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Hakim bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Maukah kamu aku ajari beberapa kalimat, seandainya kamu mempunyai tanggungan hutang sebesar gunung Tsabyar, niscaya Allah akan memudahkan jalan untuk membayarnya sehingga hilang sudah kesedihanmu?”, yaitu bacalah:

اَللّٰهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allaahummak finii bihalaalika ‘an haraamika waghninii bifadhlika ‘amman siwaaka.

“Wahai Tuhanku, cukupilah aku dengan harta yang halal dari-Mu dan jauhkanlah harta yang haram. Kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak membutuhkan lagi selain kepada-Mu.”

Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda sebagai berikut:

Barang siapa yang membaca:

لاَاِلٰهَ اِلاَّاللّٰهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَعَلٰى كُلِّ شَىْءٍقَدِيْرٌ

Laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiirun.

“Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Seratus kali dalam sehari, maka pahalanya sama dengan memerdekakan sepuluh budak, dicatat baginya seratus kebaikan, dan dihapus seratus kesalahan yang telah dilakukan. Bacaan itu sebagai perisai dari godaan setan pada hari itu hingga waktu sore. Seseorang tidak akan datang dengan membawa amalan yang lebih utama daripada amal perbuatannya kecuali ada orang mau membacanya lebih banyak lagi daripadanya.”

Related posts

Leave a Comment