Doa bila memuji orang lain

Manusia adalah makhluk berakal, dan di dalam diri setiap manusia pasti terdapat sisi baik yang layak untuk diteladani oleh orang lain. Atau dengan kata lain sesuatu hal yang layak mendapatkan pujian (pujian yang sekedarnya saja), karena Allah lah yang lebih layak untuk dipuji karena Dia adalah Maha Terpuji.

Ketika kita menemukan sesuatu hal dari orang lain yang sangat baik, kemudian kita memberikan pujian. Pujian yang kita berikan haruslah ikhlas, tidak untuk menjilat, atau seperti peribahasa ada udang di balik batu.

Saat kita memuji orang lain, maka itu harus diiringi dengan doa, adapun doa bila memuji orang lain adalah sebagai berikut:

قَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَاكَانَ اَحَدُكُمْ مَادِحًاصَاحِبَهُ لاَمَحَالَةَ فَلْيَقُلْ: اَحْسِبُ فُلاَنًاوَاللّٰهُ حَسِيْبُهُ وَلاَاُزَكِّى عَلَى اللّٰهِ اَحَدًاَحْسِبُهُ. اِنْكَانَ يَعْلَمُ ذَاكَ. كَذَاوَكَذَا

Qaala shallallaahu ‘slaihi wasallama ida kaana ahadukum maa di han shaahibahu laa mahaalata falyaqul: ahsibu fulaanan wallaahu hasiibuhu walaa uzakkii ‘alallaahi ahadan ahsibuhu, inkaana ya’lamu dzaaka, kadza wa kadza.

Nabi Muhammad bersabda: “Apabila seseorang harus memuji saudaranya, katakanlah: ‘Aku kira fulan……dan Allah-lah yang mengawasi perbuatannya. Dan aku tidak akan memuji seseorang di hadapan Allah’. apabila seseorang mengetahui hendaklah berkata: ‘Aku kira begini dan begini’.”

Related posts

Leave a Comment