Apa Saja Jenis Iklan Lokal yang Berbeda?

Iklan lokal mencakup iklan yang ditempatkan di surat kabar yang melayani komunitas bisnis.

Pemilikusaha kecilmasih mengandalkan iklan lokal untuk menjangkau pelanggan baru dan meningkatkan pendapatan mereka.Teknologi telah membawa jenis pemasaran lokal baru, tetapi metode tradisional masih berlaku.Dari mulut ke mulut adalah bentuk pemasaran lokal tertua, dan iklan cetak adalah salah satu metode paling tradisional yang digunakan.Bisnis sering memasarkan ke audiens lokal melalui penyiaran, baik melalui radio atau televisi lokal.Teknologi baru yang melibatkan pemasaran lokal termasukmedia sosialdanpemasaranponsel.

Pemilik bisnis dapat membeli waktu tayang di stasiun radio dan televisi untuk mempromosikan produk atau layanan mereka.

Dari mulut ke mulut berfungsi sebagaistrategi periklananlokaldengan hanya memberi tahu orang-orang tentang bisnis.Pemilik dapat meminta karyawan, teman, atau anggota keluarga mereka memberi tahu orang lain tentang bisnis dan merekomendasikannya.Pemilik usaha kecil sering mengembangkan skrip, kadang-kadang disebut elevator pitch, untuk memberi tahu orang asing tentang bisnis dalam waktu yang sangat singkat dan menggunakannya di setiap kesempatan.Perusahaan juga dapat mengirim perwakilan ke pameran dagang, pekan raya, dan acara lokal lainnya untuk membagikan materi dan memberi tahu calon pelanggan tentang bisnis tersebut.

Iklan lokal dapat dilakukan secara online melalui berbagai grup di media sosial.

Pemasaran melalui media cetak adalah bentuk periklanan lokal yang sangat umum.Pemilik usaha kecil dapat mencetak materi pemasarannya sendiri, termasuk kartu nama, untuk dibagikan kepada orang lain serta selebaran yang dapat dipasang di papan pesan di toko bahan makanan dan tempat umum lainnya.Bisnis sering membeli iklan cetak di koran lokal, majalah perdagangan, dan publikasi lainnya.Bentuk lain dariiklan cetaksering kali melibatkan penulisan siaran pers tentang peristiwa yang berkaitan dengan bisnis dan mengirim informasi melalui faks atau email ke media lokal.

Dari mulut ke mulut berfungsi sebagai strategi periklanan lokal dengan hanya memberi tahu orang-orang tentang bisnis.

Stasiun radio dan televisi sering digunakan untuk iklan lokal.Pemilik bisnis dapat membeli waktu tayang di stasiun dan biasanya memiliki iklan 30 atau 60 detik yang diproduksi untuk mempromosikan produk atau layanan mereka.Ketika pemilik bisnis mengetahui jenis pelanggan yang paling mungkin dijangkau oleh iklan, dia biasanya dapat membeli ruang iklan selama program yang kemungkinan besar akan didengar atau ditonton oleh pelanggan tersebut, seperti program berita lokal.

Bisnis mungkin mensponsori liga pemuda untuk mendapatkan nama mereka di luar sana.

Iklan lokal melalui teknologi baru dapat mengambil beberapa bentuk.Pemilik bisnis sering memanfaatkan daftar gratis untuk bisnis online dan membuat halaman media sosial untuk dipasarkan kepada pelanggan setia.Strategi dapat mencakup menawarkan diskon atau penjualan kepada orang-orang yang mendaftar untuk buletin online perusahaan.Usaha kecil juga dapat memasarkan diri mereka sendiri dengan membeli iklan banner di halaman blog lokal, kamardagang, dan jenis situs web lainnya.Pemasaran telepon seluler adalah strategi yang relatif baru, dan bisnis mulai menggunakan iklan audio dan video melalui telepon pintar untuk memasarkan diri mereka kepada pelanggan.