Bacaan atau dzikir yang sering dibaca Nabi Muhammad pada waktu sujud dan rukuk

Sujud dan rukuk merupakan dua buah gerakan dalam shalat, dan harus dilakukan agar shalat nya sah, baik itu shalat fardhu maupun shalat sunnah. Ketika sujud dan rukuk kita harus membaca doa (dzikir) kepada Allah.

Di dalam kitab Shahih Imam Muslim disebutkan sebuah hadis melalui Sayyidina Ali bin Abi Thalib:

اَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ اِذَارَكَعَ يَقُوْلُ: اَللّٰهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ وَبِكَ اٰمَنْتُ وَلَكَ اَسْلَمْتُ خَسَعَ لَكَ سَمْعِى وَبَصَرِى وَمُخِّى وَعَظْمِى وَعَصَبِى

Annan nabiyya shallallaahu ‘alaihi wasallama kaana idzaa raka’a yaquulu: Allaahumma laka raka’tu wabika aamantu walaka aslamtu khasa’a laka sam’ii wabasharii wamukhkhii wa’adhmii wa’ashabii.

Bahwa Nabi saw apabila rukuk mengucapkan, “Ya Allah, pada Engkaulah aku rukuk, kepada Engkaulah aku beriman, dan kepada Engkaulah aku berserah diri, tunduk patuh kepada-Mu, pendengaranku, penglihatanku, sumsumku, tulang belulangku, dan semua syarafku.”

Rukuk

Di dalam kitab-kitab Sunan disebutkan seperti ini:

خَسَعَ سَمْعِى وَبَصَرِى وَمُخِّى وَعَظْمِى وَمَااسْتَقَلَّتْ بِهِ قَدَ مَىَّ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Khasa’a sam’i wabasharii wamukhkhii wa’adhmii wamas taqallat bihi qadamayya lillaahi rabbil’aalamiina.

Tunduk patuh pendengaranku, pandanganku, semua tulangku, dan semua anggota tubuh yang bertopang pada kedua telapak kakiku kepada Allah, Rabb semesta alam.

Di dalam kitab Shahih Muslim disebutkan sebuah hadist melalui Siti Aisyah r.a:

اَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُوْلُ فِى رُكُوْعِهِ وَسُجُوْدِهِ: سُبُّوحٌ قُدُّسٌ رَبُّ الْمَلاَءِكَةِ وَالرُّوْحِ

Anna rasuulallaahi shallallaahu ‘alaihi wasallama kaana yaquulu fii rukuu ‘ihi wa sujuudihi: subbuhun qudduusun rabbul malaaikati warruuhi.

Bahwa Rasulullah saw di dalam rukuk dan sujudnya mengucapkan, “Maha Suci lagi Maha Qudus (Allah), Rabb para malaikat dan roh.