Bacaan Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Bacaan Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

tidur

Tidur merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap makhluk hidup, terutama manusia. Bisa dibayangkan bila seseorang tidak tidur dalam waktu yang lama, tentu saja hal ini akan mengakibatkan sesuatu yang buruk bagi kesehatannya.

Nabi Muhammad mengajarkan kepada umatnya agar sebelum tidur, hendaklah berdoa kepada Allah terlebih dahulu.

Nabi Muhammad Saw ketika tidur, beliau menghadap kiblat dan meniduri tangan kanan dengan bantal. Dalam suatu riwayat dijelaskan bahwa seorang sahabat Nabi, Al Barra’ bin Azib, pernah diajari Nabi cara berbaring untuk tidur dan berdoa sebelum tidur, beliau bersabda, “Kalau engkau hendak ke pembaringanmu, maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu berbaringlah (ke arah kiblat) di sisi sebelah kananmu dan bacalah doa berikut:

بِسْمِكَ رَبِّىْ وَضَعْتُ جَنْبِىْ وَبِكَ اَرْفَعُهُ اِنْ اَمْسَكْتَ نَفْسِىْ فَارْحَمْهَا وَاِنْ اَرْسَلْتَهَ فَاحْفَظْهَابِمَاتَحْفَظُ بِهٖ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ اَللّٰهُمَّ اَسْلَمْتُ نَفْسِىْ اِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِىْ اِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ اَمْرِىْ اِلَيْكَ وَالْجَأْتُ ظَهْرِىْ اِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً اِلَيْكَ لاَمَلْجَأَوَلاَمَنْجٰى مِنْكَ اِلاَّاِلَيْكَ اٰمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِىْ اَنْزَلْتَ وَنَبِيِّكَ الَّذِىْ اَرْسَلْتَ

Bismika rabbii wadha’tu janbii wabika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltaha fahfadhaa bimaa tahfadhu bihii ‘ibaadakas –shaalihiina. Allaahumma aslamtu nafsii ilaika wawajjahtu wajhii ilaika wafaw-wadhtu amrii ilaika walja’tu dhahrii ilaika raghbatan warahbatan ilaika laa malja’ walaa manjaa minka illaa ilaika. Aamantu bikitaabikal ladzii anzalta wanabiyyikal ladzii arsalta.

“Dengan nama Engkau Tuhanku kubaringkan lambungku, dan dengan nama Engkau pula aku mengangkatnya. Jika Kau pegang jiwaku, berilah ia kasih sayang, dan jika Kau lepaskannya, peliharalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba Engkau yang shaleh.

Wahai Allah, kuserahkan jiwaku kepada Engkau, kuhadapkan wajahku kepada Engkau, kukembalikan urusanku kepada Engkau, kusandarkan punggungku (kekuatanku) kepada Engkau, dalam keadaan mengharap dan takut kepada Engkau, tiada tempat berlindung dan tiada pula tempat memperoleh keselamatan kecuali kepada Engkau. Aku percaya kepada kitab yang Engkau turunkan dan nabi yang Engkau utus.”

Muhammad Saw selanjutnya bersabda, “Jika seandainya engkau meninggal dunia pada malam itu, maka engkau meninggal atas fitrah (kesucian). Dan jika engkau bangun paginya, maka engkau dalam keadaan baik.”