Shalat

Keutamaan dan Niat Shalat Sunnah Rawatib

Shalat Rawatib adalah salat sunah yang dilakukan sebelum atau sesudah shalat lima waktu. Salat yang dilakukan sebelumnya disebut salat qabliyah, sedangkan yang dilakukan sesudahnya disebut salat ba’diyah. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai keutamaan dan niat shalat sunnah rawatib.

Shalat sunah rawatib ini terbagi dua bagian, yaitu sunah muakkad dan sunah ghairu muakkad. Shalat sunah rawatib muakkad amat besar kemuliaannya dan dijanjikan ganjaran yang besar apabila menunaikannya. Sedangkan shalat sunah rawatib ghairu muakkad kurang sedikit kemuliaannya berbanding dengan salat sunah muakkad.

Salat Rawatib

Hadits yang menjelaskan keutamaan shalat sunnah rawatib

Dari Aisyah r.a bahwa Nabi Muhammad bersabda.” Dua raka’at fajar (salat sunah yang dikerjakan sebelum shubuh) itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. “ (HR Muslim)

Lalu dari Ummu Habibah Radhiallaahu anha, ia berkata. “Aku telah men-dengar Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda. Barangsiapa salat dalam sehari semalam dua belas rakaat akan dibangun untuknya rumah di Surga. Yaitu; empat rakaat sebelum Dhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebe-lum salat Subuh.”” (HR. At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan shahih)

Dari Ibnu Umar Radhiallaahu anhu dia berkata. “Aku salat bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasalam dua rakaat sebelum Dhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Jum’at, dua rakaat sesudah Maghrib dan dua rakaat sesudah Isya.” (Muttafaq ‘alaih)

Kemudian dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu, ia berkata. “Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam, ‘Di antara dua adzan itu ada salat, di antara dua adzan itu ada salat, di antara dua adzan itu ada salat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga dia menambahkan: ‘bagi yang mau”. (Muttafaq ‘alaih)

Dari Ummu Habibah Radhiallaahu anha, ia berkata. Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda.‘Barangsiapa yang menjaga empat rakaat sebelum Dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah mengharamkannya dari api Neraka.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan hadits ini hasan shahih)

Ada juga dari Ibnu Umar Radhiallaahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda. “Semoga Allah memberi rahmat bagi orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan)

Niat sholat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum dhuhur

اُصَلِّ سُنَّتَ الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatadh dhuhri rak’ataini qabliyyatal lillaahi ta’aalaa, Allahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sebelum dhuhur 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat shalat sunnah rawatib 2 rakaat setelah dhuhur

اُصَلِّ سُنَّتَ الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatadh dhuhri rak’ataini ba’diyyatal lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah setelah dhuhur 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat sholat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum ashar

اُصَلِّ سُنَّتَ الْعَصْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sebelum ashar 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat Sholat sunnah rawatib 2 rakaat sesudah maghrib

اُصَلِّ سُنَّتَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatal lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sesudah maghrib dua rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat sholat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum isya

اُصَلِّ سُنَّتَ الْعِشَاءِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَر

Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini qabliyyatal lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sebelum isya dua rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat Sholat sunnah rawatib 2 rakaat sesudah isya

اُصَلِّ سُنَّتَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatal lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sesudah isya 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Niat Sholat Sunnah rawatib 2 rakaat sebelum shubuh

اُصَلِّ سُنَّتَ الْصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةًللّٰهِ تَعَالٰى اَللّٰهُ اكْبَرْ

Ushalli sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatal lillaahi ta’aalaa, Allaahu akbar.

“Saya niat shalat sunah sebelum shubuh 2 rakaat karena Allah ta’ala. Allahu akbar”

Demikianlah penjelasan singkat mengenai keutamaan dan niat shalat sunnah rawatib. Semoga kita semua selalu istiqomah dalam melaksanakan shalat rawatib ini.

Related Posts

Tata Cara Shalat Jumat (Niat, Syarat, Khutbah) Beserta Hadis dan Sunnahnya

Shalat jumat hukumnya fardhu ‘ain bagi tiap-tiap muslim, mukallaf, laki-laki, sehat dan bermukim. Salat Jumat adalah aktivitas ibadah salat wajib yang dilaksanakan secara berjama’ah bagi lelaki Muslim setiap…

Inilah Keutamaan, Syarat dan Dalil (Hadits) Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah adalah shalat bersama, minimal terdiri dari dua orang yaitu imam dan makmum. Walaupun shalat berjamaah hukumnya sunah, tetapi sangat diutamakan. Cara mengerjakannya adalah imam berdiri didepan…

Pengertian Syarat Niat Tata Cara Shalat Ghaib

Bila ada keluarga atau saudara yang meninggal ditempat yang jauh, maka kita juga disunahkan untuk melakukan shalat ghaib atas mayat tersebut. Walaupun sudah lewat dari seminggu atau lebih….

Tata Cara Niat Bacaan Shalat Fardhu 5 Waktu Lengkap

Pengertian Salat lima waktu adalah salat yang dikerjakan pada waktu tertentu, sebanyak lima kali sehari. Salat ini hukumnya fardhu ‘ain (wajib), yakni wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang…

Bacaan Niat Dan Doa Shalat Istisqa

Shalat istisqa adalah shalat sunah untuk memohon hujan, dan disunahkan bagi orang-orang yang mukim atau musafir, dikala sangat membutuhkan air karena tidak ada hujan. Maksud shalat Istisqa  adalah…

Bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan dan Matahari Beserta Tata Caranya

Shalat kusufain yaitu shalat dua gerhana, artinya shalat disebabkan adanya gerhana bulan dan matahari. Apabila gerhana bulan kita lakukan shalat khusuf, serta bila gerhana matahari kita melaksanakan shalat…