Yang membatalkan bacaan al-Fatihah

Seandainya seseorang berlaku talhin (cela) dalam membaca al-Fatihah yang menyebabkan maknanya berubah, maka bacaannya menjadi batal. Tetapi jika talhinnya tidak mengubah makna, bacaannya tetap sah. Talhin yang membuat makna cela ialah seperti ucapan an’amtu atau an’amti, atau bacaan iyakki na’budu. Bacaan yang tidak mengubah makna ialah seumpama ia membaca Rabbul ‘aalamiina atau Rabbal ‘aalamiina, atau … Read More

Hukum membaca surat selain al Fatihah dalam shalat

Sesudah membaca suratal Fatihah, seseorang hendaknya membaca suatu surat lain atau sebagian dari suatu surat lain, hal ini hukumnya sunat. Seandainya seseorang meninggalkan hal ini, shalatnya sah dan tidak usah sujud sahwi, baik shalat fardhu maupun shalat sunat. Tidak disunatkan membaca surat dalam shalat jenazah. Selanjutnya boleh memilih, boleh membaca suatu surat secara lengkap, ataupun … Read More

Membaca al qur’an atau al fatihah sesudah ta’awwudz

Membaca Al Qur’an di dalam shalat hukumnya wajib menurut kesepakatan ulama. Membaca al Fatihah itu wajib, bila hal ini diganti dengan yang lain (surat lain), maka itu tidak cukup atau tidak sah. Hal ini berlandaskan pada hadist yang mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda: Shalat yang di dalamnya tidak dibacakan Fathihul Kitab tidak cukup (tidak sah). … Read More

Hukum Membaca Ta’awwudz Dalam Shalat

Membaca ta’awwudz hukumnya sunat, bukan wajib. Jadi seandainya seseorang meninggalkannya, tidak berdosa dan shalatnya tidak batal. Baik dia meninggalkannya dengan sengaja ataupun lupa, dan ia tidak boleh sujud sahwi apabila meninggalkannya. Inilah penjelasan singkat mengenai hukum membaca ta’awwudz dalam shalat. Membaca ta’awwudz disunatkan dalam semua shalat, baik shalat fardhu maupun sunat, disunatkan juga dalam shalat … Read More

Hukum membaca ta’awwudz dalam shalat dan sebelum membaca Al Quran

Membaca ta’awwudz sesudah doa iftitah hukumnya sunat menurut kesepakatan ulama. Ta’awwuz merupakan pendahuluan untuk membaca Al Qur’an. Allah swt berfirman dalam surat An Nahl ayat 98, “Apabila kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Makna ayat menurut jumhur ulama ialah apabila hendak membaca Al Qur’an, hendaklah membaca ta’awwudz … Read More